KabarBaik.co – Niat hati ingin melerai cekcok dua pemuda, Kusnilah, 51, warga Desa Setro, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik nyaris menjadi korban pembacokan.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di depan Alfamart Jalan Raya Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Senin (13/5) lalu.
Sekitar pukul 17.00 WIB, korban bersama saksi Zona Rima Sadana, 23, asal Desa Setro sedang menjaga parkiran Alfamart.
Tidak berselang lama, mereka didatangi pelaku Febri Ardiantoro alias Tompel, 28, asal Desa Hulaan. Dalam kondisi mabuk, Tompel menantang Zona Rima untuk berkelahi sambil marah-marah dengan membawa senjata tajam (sajam)z
Akan tetapi, ajakan duel itu tidak diindahkan oleh saksi Zona Rima. Mengetahui perselisihan dua pemuda tersebut, korban Kusnilah berusaha melerai sambil berteriak-teriak.

Tiba-tiba, pelaku Tompel mengayunkan sajam sejenis golok ke arah Kusnilah. Beruntung, sabetan itu tidak mengenai tubuh perempuan paruh baya tersebut. Cekcok berakhir setelah dilerai warga sekitar dan diserahkan ke polisi.
Akibat kejadian tersebut, korban merasa takut dan mengalami trauma. Sehingga melapor ke Polsek Menganti dan ditindaklanjuti.
Kanit Reskrim Polsek Menganti Iptu Ekwan Hudin membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ditanya apakah keributan itu akibat rebutan lahan parkir?, Ekwan membantahnya.
“Masalah pribadi, bukan masalah parkir. Hasil pemeriksaan, pelaku tidak terima dengan perkataan korban tentang pelaku, jadi pelaku mencari korban,” beber Iptu Ekwan Hudin, Kamis (16/5).
Atas kejadian tersebut, Febrianto diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Polisi mengamankan barang bukti berupa sajam dengan ukuran 50 centimeter dengan gagang terbuat dari kayu.







