Jalan Ambles di Plandaan Jombang, Warga dan BPBD Bangun Jembatan Darurat

oleh -157 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 02 at 12.28.47 PM
Jembatan darurat dibangun warga bersama BPBD Jombang untuk memulihkan akses warga (Ist)

KabarBaik.co, Jombang — Akses menuju Dusun Pojok, Desa Klitih, Plandaan, Jombang yang sempat terputus akibat jalan ambles kini mulai berangsur pulih.

Warga bersama BPBD membangun jembatan darurat sebagai solusi sementara agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan.

Sebelumnya, jalan sepanjang lebih dari 15 meter di wilayah RT 06/RW 03 ambles setelah diterjang banjir. Akibatnya, mobilitas warga sempat lumpuh total.

Kepala Pelaksana BPBD Jombang Wiku Birawa Filipe Dias Quintas mengatakan pembangunan jembatan darurat dilakukan untuk mengurangi dampak terputusnya akses tersebut.

“Pembangunan ini kami lakukan agar masyarakat tetap bisa beraktivitas meski jalan utama mengalami kerusakan,” ujarnya, Kamis (2/4).

Ia menjelaskan proses pembangunan dilakukan secara gotong royong bersama warga. Pada tahap awal, rangka dasar jembatan dibuat menggunakan bambu dan tiang penyangga.

Pengerjaan selanjutnya akan difokuskan pada penguatan konstruksi agar jembatan lebih aman dilalui.

“Besok akan kami tambahkan penguatan pada bagian atas, sehingga bisa digunakan dengan lebih aman oleh warga,” katanya.

Meski terdapat jalur alternatif, warga harus menempuh jarak lebih jauh. Karena itu, pembangunan jembatan darurat menjadi prioritas agar akses lebih efisien.

Dalam proses penanganan ini, BPBD Jombang menurunkan sekitar 13 personel yang bekerja bersama masyarakat setempat.

Di sisi lain, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Mereka diminta mengurangi aktivitas di luar rumah saat kondisi tidak mendesak, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang.

Sementara itu, Pemerintah Desa Klitih memastikan perbaikan permanen jalan akan segera diupayakan.

Kepala Desa Klitih, Siti Roaini, berharap ada dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jombang agar proses perbaikan bisa berjalan lebih cepat.

“Perbaikan permanen akan segera kami upayakan, dan kami berharap ada bantuan dari pemerintah kabupaten,” ujarnya.

Diketahui, banjir akibat luapan sungai melanda Desa Klitih pada Senin (30/3/2026) malam dan menyebabkan kerusakan infrastruktur. Jalan paving di bantaran Sungai Pojok dilaporkan runtuh setelah tergerus arus deras.

Kerusakan tersebut mulai diketahui warga pada Selasa (31/3/2026) pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Jalan yang terdampak pun sempat ditutup total sebelum akhirnya dilakukan penanganan darurat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.