Jalan Embong Kali Ditutup Sementara, Betonisasi Ruas Krian–Wonoayu Dimulai

oleh -121 Dilihat
Para pekerja saat melakukan penebangan pohon di Jalan Embong Kali, Sidoarjo. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)
Para pekerja saat melakukan penebangan pohon di Jalan Embong Kali, Sidoarjo. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo — Ruas Jalan Embong Kali di Desa Kemasan, Kecamatan Krian, telah ditutup sementara untuk mendukung proyek betonisasi yang mulai dikerjakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Penutupan dilakukan secara bertahap sehingga kendaraan roda empat hingga kendaraan bertonase besar tidak dapat melintas. Sementara itu, arus lalu lintas dari Krian menuju Wonoayu maupun sebaliknya dialihkan melalui jalur alternatif lainnya selama sekitar lima bulan ke depan.

Pantauan di lapangan, Selasa (4/8), sejumlah pekerja tampak melakukan pemotongan pohon di sepanjang Jalan Embong Kali sebagai bagian dari persiapan proyek. Aktivitas tersebut membuat kendaraan roda dua untuk sementara juga tidak dapat melintas karena badan jalan dipenuhi potongan kayu dan pekerja.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DPUBMSDA Sidoarjo Joko Yasmintoro, menjelaskan penutupan jalan telah diberlakukan sejak Senin (3/8). Saat ini pekerjaan masih difokuskan pada tahap persiapan lokasi sebelum alat berat dan material beton pracetak (precast) didatangkan ke area proyek.

“Penutupan Jalan Embong Kali sudah kami lakukan sejak Senin kemarin. Pekan ini lebih fokus pada persiapan lokasi sebelum proses loading material dimulai,” jelas Joko,

Menurutnya, pemangkasan pohon menjadi salah satu tahapan awal sebelum pekerjaan konstruksi dimulai. Dalam waktu dekat, alat berat beserta material precast akan mulai didatangkan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal.

“Jalan akan ditinggikan sekaligus diperlebar sebagai lanjutan proyek betonisasi ruas Kebonagung–Junwangi,” imbuhnya.

Penutupan jalan juga berdampak pada aktivitas warga. Saiful, 34, warga Desa Candi Negoro, Kecamatan Wonoayu, mengaku harus memutar ke arah utara melalui depan Kantor Samsat Lama untuk menuju Pasar Krian karena akses yang biasa dilaluinya ditutup sementara.

“Saya harus berputar ke utara lewat depan Samsat lama untuk pergi ke Pasar Krian, soalnya banyak potongan pohon dan pekerja di Jalan Embong Kali,” ujarnya.

Meski harus menempuh perjalanan lebih jauh, Saiful mengaku mendukung proyek betonisasi tersebut. Menurutnya, kondisi Jalan Embong Kali selama ini memang kerap rusak meski telah beberapa kali dilakukan penambalan.

“Saya rasa Pemkab Sidoarjo sudah peduli dengan infrastruktur di wilayah barat. Jalan Embong Kali ini memang sering rusak meski ditambal sulam. Saya rela putar lewat utara untuk sementara demi kelancaran para pekerja,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.