KabarBaik.co – Pemkab Sidoarjo memperkuat ruas Jalan Raya Panglima Sudirman Kletek hingga Jemundo, Kecamatan Taman, sebagai upaya menjaga kelancaran jalur logistik dan mobilitas warga di kawasan penyangga industri. Peningkatan jalan ini menjadi prioritas mengingat tingginya volume kendaraan berat yang melintas setiap hari.
Selama bertahun-tahun, ruas jalan di depan kawasan industri Kletek kerap dikeluhkan pengguna karena kondisi permukaannya yang rusak dan rawan kecelakaan, terutama saat musim hujan. Genangan air yang menutup lubang jalan dinilai membahayakan pengendara roda dua serta memperlambat arus kendaraan.
Pekerjaan fisik dimulai sejak Rabu malam (10/12) dengan tahapan awal berupa pengurukan badan jalan dan penataan saluran air. Perbaikan drainase menjadi fokus utama agar kerusakan jalan tidak kembali terulang akibat genangan yang terus-menerus.
Di sisi barat jalan, petugas mulai memasang saluran u ditch berukuran 80 x 80 sentimeter. Sistem ini diharapkan mampu mempercepat aliran air hujan sekaligus menjaga struktur jalan tetap stabil meski dilalui kendaraan bertonase besar.
Camat Taman Arie Prabowo menjelaskan peningkatan jalan Kletek–Jemundo dirancang khusus untuk menahan beban truk dan trailer yang mendominasi jalur tersebut. Menurutnya, kualitas konstruksi menjadi perhatian utama agar usia jalan lebih panjang.
“Pengerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur supaya aktivitas lalu lintas tetap berjalan dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga,” ujar Arie, Selasa (16/12).
Proyek yang digarap CV Barokah Riski ini mencakup panjang sekitar 740 meter dengan lebar 7 hingga 8 meter. Struktur jalan dibuat lebih tebal, mencapai 40 sentimeter, guna menunjang kebutuhan jalur berat. Sesuai jadwal, pengerjaan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.
Warga sekitar pun berharap peningkatan ini membawa dampak nyata. Agus, salah satu pengguna jalan, menyebut perbaikan tersebut sangat membantu aktivitas harian.
“Kalau jalannya bagus dan tidak tergenang, perjalanan jadi lebih cepat dan aman. Mudah-mudahan drainasenya benar-benar berfungsi,” tuturnya.
Dengan peningkatan ini, Pemkab Sidoarjo optimistis konektivitas wilayah Taman menuju Surabaya semakin lancar, sekaligus mendukung pergerakan ekonomi dan keselamatan masyarakat di jalur padat tersebut. (*)






