Jalur Pantura Daendles Gresik Rusak Parah, Warga Meradang

oleh -140 Dilihat
Spanduk protes jalan rusak di Pantura Deandles, Gresik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Kerusakan parah di Jalan Raya Pantura Daendles, Kabupaten Gresik dikeluhan warga. Terutama di sepanjang Roomo-Sukomulyo, Kecamatan Manyar.

Sebagai bentuk protes, warga memasang sejumlah spanduk berisi kalimat sindiran tajam, Jumat (20/2) malam. Aksi ini dilakukan lantaran akses utama mobilitas masyarakat itu tak kunjung diperbaiki.

Akibatnya, kondisi jalan yang bergelombang dan berlumbang kerap membuat para pengguna jalan menjadi korban akubat kecelakaan. Terutama pengendara roda dua atau sepeda motor.

Sejumlah spanduk dipasang di tepi jalan. ‘Hati-Hati, Anda Memasuki Jalur Pindah Alam’ hingga ‘Jalan Diperbaiki, Tapi Bohong’. Begitu tulisan bernada protes yang dipasang warga.

Kondisi Jalan Raya Pantura Deandles, Manyar yang rusak. (Foto: Ist)

Selain memasang spanduk, mereka juga memberikan tanda jalan rusak dengan pilok warna putih serta pohon pisang.

“Aksi ini kami lakukan agar BBPJN dan Pemerintah segera melakukan perbaikan, karena sudah banyak pengendara yang jatuh, menjadi korban akibat kondisi jalan rusak,” kata Fajar Rubianto, salah satu warga.

Ia mengungkapkan kondisi jalan rusak tersebut sudah berlangsung sekitar dua sampai tiga bulan. Jika tidak segera diperbaiki, warga khawatir akan lebih banyak memakan korban.

Apalagi sekarant musim hujan. Kondisi jalan yang rusak semakin licin dan lubang-lubang tertutup genangan air. “Harapannya segera diperbaiki, agar tidak lebih banyak memakan korban lagi,” kata dia.

Warga lain, Rofiq mengaku kesal kepada pihak terkait karena tidak serius menangani kondisi jalan yang rusak. Meski jalan tersebut menjadi kewenangan pemerintah provinsi maupun pusat, setidaknya pemerintah daerah bisa melakukan perbaikan sementarperbaikan tambal sulam.

“Setidaknya ditambal dulu, sambil menunggu perbaikan secara menyeluruh, terutama di titik lokasi kerusakan yang paling parah dan sering terjadi kecelakaan akibat jalan rusak,” ucapnya.

Menurutnya, aksi memasang spanduk di sekitar jalan rusak ini menjadi langkah peringatan dini bagi pengendara yang melintas karena rawan kecelakaan, terutama pada malam hari atau saat hujan. Selain itu perbaikan permanen sangat dibutuhkan, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama bagi aktivitas warga sehari-hari.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.