Jalur Pantura Pasuruan Tergenang Air 40 Sentimeter, Kemacetan Panjang Terjadi

oleh -176 Dilihat
IMG 20260520 WA0007
Jalur pantura Pasuruan terendam banjir. (Foto: Zia Ulhaq) 

KabarBaik.co, Pasuruan – Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu Kabupaten Pasuruan mengakibatkan sejumlah sungai meluap. Kondisi tersebut menyisakan banjir di pemukiman daerah aliran sungai Welang. Bahkan, banjir luapan air Sungai Welang menggenangi jalan raya pantura yang menghubungkan Surabaya dan Malang.

Wilayah paling terdampak berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, dengan ketinggian air 40 sentimer. Akibatnya sejumlah kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati untuk mengurangi risiko mogok. “Untuk jalur pantura memang masih bisa dilewati, tapi harus hati-hati, khususnya motor agar tidak mogok,” kata Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, Rabu (20/5).

Sugeng mengungkapkan, banjir yang melanda wilayah Pasuruan hari ini merupakan sisa hujan deras di wilayah hulu hingga berdampak meluapnya Sungai Welang. Aliran deras sungai juga tertahan dengan kondisi laut yang sedang pasang. “Di wilayah hulu hujan deras, sedangkan di hilir juga dipengaruhi kondisi air laut yang sedang pasang, sehingga genangan air masih tertahan,” jelasnya.

Akibat banjir jalur pantura membuat sejumlah pengendara motor, minibus, hingga truk, terlihat melaju pelan dan ekstra hati-hati saat melintasi genangan. Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan panjang dari arah Kota Pasuruan maupun Bangil. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.