KabarBaik.co, Surabaya – Menjelang Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memperkuat keandalan jaringan listrik di sejumlah wilayah untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal bagi masyarakat.
Penguatan dilakukan melalui berbagai kegiatan pemeliharaan preventif di wilayah Kediri, Bojonegoro, Situbondo, dan Jember. Langkah tersebut mencakup pemangkasan dahan pohon dan vegetasi (rabas), pembersihan jalur jaringan, hingga penertiban ruang bebas jaringan atau right of way (ROW). Upaya preventif itu dilakukan untuk mengurangi potensi gangguan jaringan, terutama yang dipicu oleh vegetasi, sekaligus menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan.
Di Kediri, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kediri melakukan pemangkasan pohon dan vegetasi yang berpotensi mengganggu jaringan listrik di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Rabu (12/8).
Sebanyak 27 personel yang dibagi menjadi empat tim diterjunkan untuk menangani 40 titik pekerjaan. Pelaksanaan pemeliharaan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan dan efektivitas pekerjaan.
Sementara itu, PLN UP3 Bojonegoro memperkuat jaringan melalui kegiatan Pengamanan Cepat Eksekusi ROW + Konstruksi (PACER+) di Kecamatan Sumberrejo dan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (18/8).
Kegiatan tersebut menyasar pengamanan jaringan di sepanjang Penyulang Balen dan Penyulang Wirosobo dengan total 180 titik pekerjaan. PLN mengerahkan 24 personel yang terbagi dalam enam tim pemeliharaan dan rabas serta satu regu skylift.
Pemeliharaan jaringan juga dilakukan PLN UP3 Situbondo melalui pemangkasan pohon dan vegetasi di seluruh wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP), Kamis (13/8).
“Melalui kegiatan rabas, PLN berupaya meminimalkan potensi gangguan agar pasokan listrik tetap aman dan andal,” ujar Manager PLN UP3 Situbondo Teguh B. Octavianto.
Di Jember, PLN UP3 Jember menggelar kegiatan Maksimalkan Pemeliharaan Jaringan Tegangan Menengah dengan Borderless Antarunit Menuju Kinerja Excellent (Maraton Max).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12–13 Agustus 2026, tersebut melibatkan 180 petugas dengan sasaran 176 titik pekerjaan. Sebelum pemeliharaan dimulai, seluruh petugas mengikuti apel kesiapan dan pemeriksaan peralatan. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan berlangsung aman, optimal, serta sesuai dengan prosedur keselamatan kerja.
General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan penguatan keandalan jaringan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
“Momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kami memastikan seluruh upaya pemeliharaan jaringan terus dilakukan secara konsisten agar masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang semakin andal dan berkualitas,” kata Eric dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (20/8).
Menurut dia, pemeliharaan jaringan tidak hanya menjadi bagian dari persiapan menyambut HPN, tetapi juga merupakan pekerjaan yang dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas pasokan listrik.
Dengan jaringan yang semakin andal, PLN berharap aktivitas masyarakat, dunia usaha, dan berbagai sektor ekonomi di Jawa Timur dapat terus berjalan tanpa terganggu oleh persoalan kelistrikan. Melalui pemeliharaan preventif dan pengamanan jaringan secara konsisten, PLN UID Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik sekaligus memberikan pelayanan yang semakin responsif terhadap kebutuhan pelanggan. (*)








