KabarBaik.co, Malang – Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Polresta Malang Kota melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Bunulrejo, Jalan Hamid Rusdi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Kegiatan tersebut dilakukan menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Sidak dipimpin langsung oleh Kasatgas Pangan Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, bersama tim dari Bapanas. Sedikitnya lima pedagang menjadi sasaran pemeriksaan, mulai dari penjual beras, minyak goreng, daging, telur, cabai, bawang merah hingga bawang putih. Petugas melakukan pengecekan terhadap ketersediaan stok, kualitas komoditas, serta kesesuaian harga dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
AKP Rahmad Aji Prabowo menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang Ramadan. “Kami menyasar pedagang beras, minyak goreng, daging, dan kebutuhan bapokting lainnya agar distribusi berjalan baik serta tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat,” ujar AKP Rahmad, Rabu (11/2).
Ia menambahkan, apabila ditemukan pelanggaran, pihaknya akan melakukan pembinaan hingga penegakan hukum apabila pelanggaran tersebut kembali diulangi. “Pengawasan ini bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat. Satgas Saber Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala agar situasi pasar tetap kondusif dan masyarakat tidak terbebani saat memenuhi kebutuhan puasa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Puspa Dewi, menjelaskan bahwa sidak dilakukan untuk memastikan stabilisasi harga dan ketersediaan pasokan pangan menjelang Ramadan hingga Idulfitri. “Ada 14 jenis komoditas yang kami cek, seperti beras, cabai, bawang merah dan putih, daging ayam, telur, serta berbagai komoditas lainnya,” jelas Dewi.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, kondisi pasar terpantau relatif aman dan terkendali. Tidak ditemukan kelangkaan maupun lonjakan harga yang signifikan. Meski demikian, pengawasan akan terus dilakukan guna memastikan pasokan tetap terjamin dan harga stabil sesuai HET saat Ramadan dan Lebaran.
Di lokasi yang sama, Kanit Tipidter Polresta Malang Kota Ipda Suryantara Adi mengingatkan distributor dan pedagang agar tidak melakukan penimbunan bahan pokok. “Penimbunan selain melanggar hukum juga dapat menyebabkan kelangkaan dan membuat harga tidak stabil,” tegasnya.
Sementara itu, Supri, salah satu pedagang beras di Pasar Bunulrejo, mengungkapkan bahwa dalam dua pekan terakhir stok beras premium relatif sulit diperoleh. “Dua minggu ini beras premium seperti merek Lahap, Bintang, Mentari, dan Lombok agak susah didapat. Untuk harga masih stabil di kisaran Rp 77 ribu sampai Rp 78 ribu,” ungkapnya.
Sidak bapokting ini menjadi bentuk sinergi pemerintah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan menjelang Ramadan, saat kebutuhan masyarakat cenderung meningkat. (*)







