KabarBaik.co – Laga pembuka UEFA Euro 2024 menjadi milik Jerman. Bahkan menjadi margin kemenangan pertandingan pembuka terbesar dalam sejarah turnamen. Dimana Jerman menghancurkan Skotlandia dengan skor 5-1 di Allianz Arena, Sabtu (15/6) dini hari tadi WIB.
Babak pertama ditutup dengan tiga gol yang dicetak oleh Florian Richard Wirtz pada menit ke-10, Jamal Musiala (19′) dan penalti Kai Lukas Havertz (45+1′). Di paro kedua giliran Niclas Fuellkrug (68′) dan ditutup oleh Emre Can (90+3′) yang mencatatkan namanya di papan skor. Tapi sebelum itu, gawang Jerman bergetar lantaran Antonio Ruediger mencetak gol bunuh diri pada menit ke-87.
Pesta gol Der Panzer -julukan Timnas Jerman- juga tak lepas dari dikeluarkannya bek Skotlandia Ryan Porteous menjelang turun minum. Jerman lantas semakin nyaman dalam mendominasi penguasaan bola hingga laga berakhir.
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann takjub dengan permainan anak asuhnya, terutama dalam 20 menit pertama. Dia mengapresiasi seluruh pemainnya yang tampil maksimal sepanjang laga.
“Kami memulai dengan fantastis. 20 menit pertama sangat mengesankan, kami menunjukkan kekuatan yang besar dan proaktif dalam menekan,” kata Nagelsmann usai laga dikutip dari laman resmi UEFA.
Menurutnya, Skotlandia seperti sungkan untuk bermain menekan, padahal Jerman sudah mencetak dua gol. Kendati demikian, Nagelsmann mengaku jika Jerman cukup dihadapkan dengan tantangan besar karena harus membongkar lini pertahanan rapat Tartan Army -julukan Timnas Skotlandia.
“Secara keseluruhan, kami berkonsentrasi sepanjang pertandingan dan tetap fokus hingga akhir. Itu sangat membantu kami,” tandas mantan pelatih mantan pelatih Bayern Muenchen itu.
Sementara itu, pelatih Skotlandia Stephen Clarke mengakui jika timnya bermain di bawah standar. Dia merasa kekalahan ini merupakan hal yang sulit dan berharap Skotlandia bisa bangkit pada pertandingan selanjutnya.
“Saya pikir Jerman luar biasa. Saya merasa seolah-olah kita telah mengecewakan diri kita sendiri. Kami (bisa) lebih baik dari yang kami tunjukkan malam ini dan mudah-mudahan kami bisa menunjukkannya di dua pertandingan berikutnya,” ungkapnya.
“Kami harus move on dari situasi ini dengan cepat. Kami membutuhkan empat poin dari dua pertandingan berikutnya, dan itulah yang akan kami fokuskan,” tandas mantan asisten pelatih Chelsea itu. (*)






