KabarBaik.co – Taman Blambangan yajg menjadi ikon ruang terbuka publik di jantung Kota Banyuwangi, dalam waktu dekat akan tampil dengan wajah baru. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (DPU CKPP) kini tengah memfinalisasi desain revitalisasi taman yang terletak di Jalan Diponegoro, Kelurahan Kepatihan itu.
Plt Kepala DPU CKPP Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo mengungkapkan bahwa proses desain telah mencapai tahapan akhir. Dalam waktu dekat, wajah baru taman akan diumumkan kepada publik, dengan sejumlah pembaruan signifikan yang digadang-gadang akan mengubah cara warga menikmati ruang publik.
“Desainnya insyaallah segera kami luncurkan. Ada beberapa perubahan signifikan untuk wajah taman dan tata kota Banyuwangi,” kata Suyanto, Selasa (9/7).
Salah satu pembaruan yang dilakukan adalah penambahan lintasan jogging khusus. Selama ini, aktivitas berlari kerap bercampur dengan warga yang hanya sekadar berjalan santai atau bersantai di taman.
Tidak adanya pemisah antara pelari dengan masyarakat yang bersantai itu dinilai mengganggu kenyamanan dan potensi keselamatan.
“Nanti lintasannya dikhususkan bagi pelari yang memakai sepatu. Agar tertib dan aman bagi semua pengunjung taman,” jelas Suyanto.
Tak hanya memanjakan para pelari, taman juga akan dilengkapi dengan zona permainan anak yang lebih modern dan aman. Pemerintah menyadari bahwa taman tak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga tempat berkumpulnya keluarga, termasuk anak-anak.
“Permainan anak kami sesuaikan zaman. Aman, tapi tetap menyenangkan bagi anak-anak yang datang bersama orang tua,” tambahnya.
Revitalisasi Taman Blambangan ini merupakan bagian dari strategi besar Pemkab Banyuwangi untuk mempercantik wajah kota sekaligus menyediakan ruang publik yang lebih manusiawi, inklusif, dan adaptif dengan kebutuhan masyarakat masa kini. Dengan pembaruan ini, Pemkab berharap Taman Blambangan bisa menjadi pusat kegiatan sosial dan olahraga yang lebih hidup serta berkesan bagi warganya maupun wisatawan yang berkunjung.