Kabasarnas Bersama Gubernur dan Kapolda Jatim Cek Arus Nataru di Banyuwangi

oleh -169 Dilihat
basarnas
Kabasarnas bersama Gubernur dan Kapolda Jatim saat mengecek arus Nataru di Banyuwangi

KabarBaik.co – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto memantau arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Senin (29/12).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran layanan penyeberangan serta kesiapsiagaan pengamanan dan penanganan potensi bencana selama periode Nataru.

Rombongan didampingi Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Setibanya di lokasi, rombongan menggelar rapat koordinasi lintas instansi sebelum meninjau langsung jalur masuk kendaraan, ruang tunggu penumpang, hingga Posko Pelayanan Terpadu Natal dan Tahun Baru.

Kabasarnas RI Mohammad Syafii mengatakan, pemantauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rencana pengamanan dan pelayanan selama Nataru berjalan dengan baik. Ia juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi.

“Kami hadir untuk melihat langsung kesiapsiagaan Natal dan Tahun Baru. Alhamdulillah, pelaksanaan di lapangan berjalan baik dan lancar. Masyarakat juga diimbau untuk selalu memperhatikan informasi cuaca dari BMKG,” ujarnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, kesiapan ASDP serta seluruh unsur pengamanan di Pelabuhan Ketapang sudah berjalan sesuai perencanaan. Ia berharap arus Nataru dapat berlangsung aman dan lancar hingga akhir masa liburan.

“Seluruh stakeholder telah bekerja dengan baik dan terkoordinasi. Kami berharap arus Nataru ini berjalan aman, lancar, dan selamat sampai selesai,” kata Khofifah.

Terkait potensi cuaca ekstrem, Khofifah menjelaskan bahwa berdasarkan data BMKG Juanda, puncak curah hujan diperkirakan terjadi pada Januari 2026. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca sejak 5 hingga 31 Desember 2025.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan bahwa pengamanan Nataru difokuskan pada pelayanan kemanusiaan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Semua unsur disatukan dalam satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami siaga penuh, termasuk dalam mengantisipasi lonjakan arus dan potensi gangguan akibat cuaca,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.