Kades Meninggal Dunia, 3 Desa di Banyuwangi Dijadwalkan PAW Setelah Pilkada

oleh -76 Dilihat
IMG 20240809 WA0037
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyuwangi, Ahmad Faishol.(humas Pemkab Banyuwangi)

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bakal melakukan proses pergantian antar waktu (PAW) jabatan kepala desa (kades) di 3 desa di wilayah setempat. Proses PAW rencananya dilakukan setelah Pilkada serentak di 2024 mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyuwangi, Ahmad Faishol mengatakan 3 desa yang bakal melakukan PAW kades diantaranya di Desa Setail, Desa Parangharjo dan Desa Tamansari. Kades di wilayah tersebut harus di PAW lantaran meninggal dunia.

Faishol menambahkan kades yang meninggal dunia sedianya masih menjabat hingga 2027. Artinya masa jabatannya masih tersisa lebih dari dua tahun. Olehkarenanya harus dilakukan PAW.
“Sesuai regulasi PAW dilakukan setelah tahapan Pilkada,” kata Faishol.

Proses PAW nantinya juga menerapkan metode pemilihan dan pemungutan suara. Akan tetapi tidak semua masyarakat memiliki hak suara, sebab prosesnya menggunakan azaz perwakilan.

Semisal dalam satu RT diwakili berapa perwakilan. Sehingga tidak semua yang memiliki hak pilih memilih langsung kepala desanya. Aturannya, kata Faishol akan dirumuskan oleh panitia yang dibentuk Pemerintah Desa.

“Calon baru, ada pendaftaran, ada pemungutan suara dari perwakilan tadi,” tegasnya.

Faishol menyebut proses PAW kemungkinan bakal dilakukan setelah Pilkada. Estimasi sekitar bulan Januari.

“Insya Allah awal tahun. Tahapan pilkada kemungkinan Januari sudah selesai. Kita ke tahapan PAW-nya,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.