KabarBaik.co, Banyuwangi – Kantor SAR Banyuwangi akan mendapat tambahan armada pencarian dan pertolongan berupa Kapal SAR Widura 225 untuk memperkuat penanganan situasi darurat di wilayah perairan Selat Bali dan sekitarnya.
Kapal SAR Widura 225 disebut memiliki panjang sekitar 40 meter dengan fasilitas lengkap untuk menunjang operasi pencarian dan pertolongan di laut.
Kehadiran kapal tersebut nantinya akan melengkapi armada yang dimiliki Kantor SAR Banyuwangi, setelah sebelumnya mengoperasikan dua kapal jenis rigid inflatable boat (RIB) berukuran 8,5 meter dan 12 meter.
Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan sebagai langkah awal penempatan kapal, pihaknya melakukan survei lokasi lokasi sandar di Dermaga PT Pelindo Properti Indonesia Boom Marina Banyuwangi, Selasa (19/5).
Survei dilakukan bersama Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banyuwangi Muhammad Puji Santoso serta Kepala Seksi Teknik Kepelabuhanan Tri Wahyono.
“Survei bertujuan memastikan kesiapan sarana, fasilitas sandar, dan dukungan operasional bagi Kapal SAR Widura 225,” kata dia.
I Made Oka Astawa mengatakan, penempatan kapal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta mempercepat respons operasi SAR, terutama di kawasan perairan Selat Bali yang memiliki aktivitas pelayaran cukup padat.
“Dengan hadirnya kapal ini, diharapkan pelayanan SAR kepada masyarakat dapat semakin optimal, cepat, dan efektif,” ujarnya.
Selain memastikan kesiapan lokasi, koordinasi lintas instansi juga dilakukan untuk memperkuat sinergi antara Basarnas, TNI AL, dan instansi kepelabuhanan dalam mendukung operasi kemanusiaan di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.







