Lapak Jalanan Hewan Kurban di Sidoarjo Sepi Pembeli, Warga Lebih Pilih Berburu Langsung ke Kandang

oleh -115 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 20 at 12.14.15 PM
Hasan saat melayani calon pembeli di lapaknya (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Momentum menjelang Idul Adha selalu menjadi ladang rezeki yang menggiurkan bagi para pedagang hewan ternak musiman. Pemandangan lapak-lapak dadakan yang menjamur di tepi jalan protokol kini mulai menghiasi berbagai sudut kota.

Fenomena ini salah satunya terlihat di kawasan Jalan Lingkar Timur, tepatnya di dekat traffic light Desa Prasung,
Buduran, Sidoarjo. Di sisi selatan lampu merah tersebut, deretan lapak yang menjajakan sapi, kambing, hingga domba berdiri berdampingan. Lapak di lokasi ini memang sudah menjadi langganan saban tahun setiap kali mendekati Idul Adha.

Namun, kondisi pasar menjelang Idul Adha tahun ini dirasa cukup berbeda. Salah satu pedagang musiman di lokasi, Hasan, 50, mengungkapkan bahwa geliat penjualan di pinggir jalan tidak sespesifik dan seramai tahun-tahun lalu. Menurutnya, ada pergeseran tren di mana masyarakat kini lebih gemar berburu hewan kurban langsung ke area peternakan.

“Untuk saat ini para pembeli lebih memilih beli ke kandang langsung, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Hasan saat ditemui di lapak dagangannya, Rabu (20/5).

Pria paruh baya ini bukanlah orang baru yang mengadu peruntungan di kawasan tersebut. Sebagai warga asli Desa Prasung, Hasan memilih mendirikan lapak di dekat rumahnya dan telah menekuni usaha sebagai pedagang hewan kurban dadakan ini sejak lima tahun silam. Sapi-sapi yang dipajang di lapaknya didatangkan langsung dari wilayah Madura dan Lumajang.

Dalam menjalankan usahanya, Hasan tidak sendirian. Ia setia dibantu oleh anaknya, Kusnia, 37, yang setiap hari ikut menjaga dan menunggui deretan sapi di pinggir jalan tersebut.

Kusnia membenarkan bahwa pendapatan dari penjualan di lapak pinggir jalan kali ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu akibat sepinya pembeli yang datang ke lokasi.

“Jualan tahun ini sama tahun kemarin, mungkin ramai tahun kemarin. Tahun ini agak sepi,” ungkap Kusnia lesu saat berbincang di sela aktivitas menjaga lapaknya.

Ia menduga selain karena faktor kemudahan akses langsung ke peternak, banyak konsumen kini merasa lebih mantap melihat kondisi kesehatan dan tahu perawatan dalam kandang dibandingkan di area terbuka tepi jalan raya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.