KabarBaik.co — PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik atau Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), menegaskan komitmennya dalam mendukung keselamatan dan kelancaran lalu lintas dengan memfasilitasi aktivasi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di simpang utama depan Main Entrance Kawasan JIIPE, pada ruas Jalan Nasional Daendels, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan manajemen lalu lintas di koridor jalan nasional yang digunakan secara bersama oleh kendaraan kawasan industri dan masyarakat umum. Kehadiran APILL di titik tersebut diharapkan mampu menciptakan keteraturan pergerakan kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan seluruh pengguna jalan.
Aktivasi APILL ini merupakan tindak lanjut dari hasil pembahasan dan kesepakatan para pemangku kepentingan dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Forum tersebut melibatkan berbagai unsur terkait, mulai dari penyelenggara jalan, instansi perhubungan, kepolisian, hingga pengelola kawasan.
Sebagai bentuk kesiapan dan dukungan teknis, PT BKMS bersama Administrator KEK Gresik telah menyiapkan sejumlah langkah konkret. Di antaranya adalah koordinasi intensif melalui Forum LLAJ, pemasangan kamera pengawas (CCTV) di titik strategis sekitar pintu masuk kawasan, serta penyediaan ruang kontrol untuk pemantauan arus lalu lintas.
Selain itu, dilakukan pula perbaikan rambu lalu lintas sesuai rekomendasi tim teknis, penyampaian kajian teknis dari konsultan Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN), serta penandatanganan surat pernyataan komitmen operasional APILL. Penguatan elemen keselamatan jalan, termasuk dukungan sosialisasi kepada pengguna jalan sebelum pelaksanaan uji coba, juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan.
Direktur Utama PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera, Bambang Soetiono, menyampaikan bahwa aktivasi APILL ini ditujukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menciptakan keteraturan lalu lintas, seiring dengan meningkatnya mobilitas kendaraan di ruas jalan nasional dan akses kawasan industri.
“PT BKMS berkomitmen menjaga keberlangsungan operasional APILL, mulai dari pemeriksaan berkala, pemeliharaan dan perbaikan, hingga penanganan teknis apabila terjadi gangguan. Hal ini dilakukan demi memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Bambang, Rabu (24/12).
Berdasarkan rencana tindak lanjut hasil Forum LLAJ, sejumlah tahapan telah disepakati. Di antaranya penyelesaian pekerjaan perbaikan pada pertengahan Desember 2025, pelaksanaan sosialisasi kepada pengguna jalan melalui berbagai kanal informasi publik, serta rencana uji coba operasional APILL pada awal Januari 2026 dengan melibatkan instansi terkait di Kabupaten Gresik.
Melalui fasilitasi aktivasi APILL ini, KEK Gresik (JIIPE) menegaskan dukungannya terhadap terciptanya sistem lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan efisien pada akses yang digunakan bersama oleh kawasan industri dan masyarakat umum, sekaligus mendukung kelancaran mobilisasi orang dan barang di wilayah Gresik.









