KabarBaik.co – Pasokan gas LPG berpotensi mengalami keterlambatan pascatenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali hingga perbaikan jalan di Gumitir Kecamatan Silo.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Hiswana Migas Besuki Raya Ikbal Wilda Fardana pada Kamis (17/7). Ikbal menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan informasi saat ini arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Banyuwangi menuju ke Jember mengalami kemacetan yang cukup parah.
“Kami mendapatkan informasi bahwa memang ada kemacetan yang cukup parah, sehingga yang membawa pasokan LPG berpotensi mengalami keterlambatan,” kata Ikbal.
Ia menyampaikan, kondisi tersebut dikarenakan kapal yang menjadi moda transportasi pengangkut, saat ini masih terus dilakukan pemeriksaan agar tidak terjadi kecelakaan kembali.
“Ini membuat pasokan yang membawa LPG ke Jember dan Besuki raya mengalami keterlambatan,” ungkapnya.
“Sehingga ini juga mengganggu sirkulasi pasokan LPG. Akhirnya langkah yang diambil menggunakan jalur Situbondo sehingga lebih memutar,” imbuh Ikbal.
Sementara untuk di sisi barat atau arah Lumajang, ia mengungkapkan juga saat ini arus lalu lintas sangat padat dan kerap dilakukan buka tutup.
Meski begitu hingga saat ini pasokan pengangkut BBM masih relatif aman dan masih bisa melintas meskipun harus agak lama menunggu.
“Untuk BBM masih aman, jadi tidak ada kendala apapun sementara ini. Jadi perlu kami sampaikan bahwa tidak ada kelangkaan LPG maupun BBM. Hanya saja memang ada kendala lalu lintas yang saat ini masih sangat padat,” tegasnya.
Ia berharap segera ada solusi dari pihak terkait agar BBM dan LPG yang merupakan salah satu kebutuhan bagi masyarakat tidak tersendat. (*)






