Kembangkan Kesenian Rakyat, Disbudparpora Kota Kediri Gelar Festival Jaranan

oleh -77 Dilihat
ecad7947 be73 44fb ad0f 55cb23483955
Pelaksanaan Festival Jaranan yang bertempat di Goa Selomangleng, Kota Kediri. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Kediri ke-1.145, Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kota Kediri (Disbudparpora) Kota Kediri menggelar Festival Jaranan. Festival ini dimulai 30 Juni sampai dengan 7 Juli 2024 bertempat di Goa Selomangleng Kota Kediri.

Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Zachrie Ahmad mengatakan jika tujuan diselenggarakan acara ini ialah untuk mengembangkan kesenian rakyat jaranan. Kesenina yang memang murni dan khas berasal dari rakyat Kota Kediri.

Festival ini diikuti 6 grup peserta jaranan yang berasal dari masing-masing kecamatan di Kota Kediri. Mereka tertabung dalam Paguyuban Wahyu Krido Budoyo. Pada tanggal 7 Juli 2024 nanti, akan diumumkan pemenang juara 1 sampai buncit.

Pria yang akrab disapa Ayik ini meminta agar para pelaku kesenian jaranan untuk terus berkembang dengan modifikasi dan inovasi agar lebih menarik lagi. Dan goal-nya kesenian jaranan lebih diminati oleh masyarakat.

“Biar tidak membosankan, jadi daya tarik tersendiri dan nantinya masyarakat semakin senang, seni ini akan menjadi idola bagi mereka,” ucapnya Minggu (30/6).

Ayik berharap kesenian khas dari Kota Kediri tersebut bisa menjadi rujukan wisatawan dari luar daerah. Terlebih lagi para millenial hingga gen z banyak yang nimbrung untuk menikmati seni yang dipadu gamelan tersebut.

“Jadi itu juga merupakan pengembangan bahwa supaya kesenian yang berbau sejarah atau budaya ini disenangi oleh mereka (millenial) ini, supaya millenial itu juga menyenangi seni jaranan dan tahu alur ceritanya,” tandasnya.

Di sisi lain, kesenian jaranan ini juga berpotensi menumbuhkan roda ekonomi bagi kalangan pengusaha hingga UMKM.

“Ketika jaranan ini nanti berkembang dengan baik, terus kemudian mempunyai daya tarik, otomatis kan banyak yang nonton serta ada putaran uang disitu, mulai dari parkirnya juga laku, PKL-nya, mungkin UMKM di situ juga jalan semuanya,” tambahnya.

Perlu diketahui, jumlah komunitas jaranan yang terdaftar di Kota Kediri mencapai 150 komunitas. Mereka tersebar di 3 kecamatan meliputi Mojoroto, Pesantren dan Kota. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.