Pelayanan Prima, Pemkab Gresik Siapkan Obat dan Kursi Roda untuk Jemaah Haji Lansia

oleh -243 Dilihat
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memeriksa kursi roda untuk jemaah haji lansia tahun 2026.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memeriksa kursi roda untuk jemaah haji lansia tahun 2026.

KabarBaik.co, Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk meningkatkan pelayanan jemaah calon haji tahun 2026, terutama bagi kelompok lanjut usia (lansia) yang jumlahnya terus meningkat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penyediaan paket obat-obatan dan fasilitas kursi roda guna mendukung kesehatan serta mobilitas jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Program ini disosialisasikan dalam kegiatan koordinasi yang berlangsung di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Rabu (22/4).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, kebijakan tersebut merupakan hasil evaluasi terhadap kebutuhan nyata jemaah di lapangan. Ia menegaskan, bantuan kini difokuskan pada aspek yang lebih substansial dibandingkan sekadar bantuan finansial.

“Yang dibutuhkan jemaah itu kesehatan dan mobilitas. Di sana aktivitasnya fisik, berjalan jauh, cuaca panas. Kalau tidak disiapkan, biaya untuk obat bisa menghabiskan bekal jemaah,” ujarnya.

Sebagai bagian dari program tersebut, Pemkab Gresik menyalurkan paket obat untuk seluruh jemaah calon haji 2026. Paket ini mencakup vitamin harian untuk menjaga daya tahan tubuh selama 40 hari, obat flu dan batuk, vitamin B kompleks untuk mengatasi kelelahan, serta obat pereda nyeri.

Selain dukungan kesehatan, Pemkab Gresik juga menyediakan kursi roda bagi jemaah lansia melalui skema pinjam pakai. Skema ini dipilih untuk memastikan ketepatan penggunaan sekaligus menjaga akuntabilitas pengelolaan aset daerah.

Kebijakan ini dinilai penting mengingat profil jemaah haji Gresik didominasi oleh lansia. Berdasarkan analisa risiko, sedikitnya 101 jemaah diperkirakan membutuhkan kursi roda selama pelaksanaan ibadah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gresik, Lulus, mengatakan bahwa peningkatan jumlah jemaah lansia menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan haji setiap tahunnya.

“Mayoritas jemaah kita berada pada kategori usia yang memerlukan pendampingan, baik dari sisi kesehatan maupun mobilitas. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian, dan KBIHU menjadi sangat penting agar pelayanan kepada jemaah bisa optimal,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kesiapan jemaah tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga kondisi fisik dan dukungan fasilitas selama di Tanah Suci.

Program ini turut diperkuat melalui sinergi lintas sektor, termasuk Dinas Sosial yang menyalurkan kursi roda kepada jemaah lansia melalui KBIHU dengan mekanisme pinjam pakai.

Bupati Yani menegaskan, program tersebut akan terus dievaluasi dan dikembangkan agar semakin tepat sasaran.

“Kita masih belajar, tapi yang terpenting adalah program ini benar-benar menjawab kebutuhan jemaah. Ke depan akan kita evaluasi dan perkuat melalui koordinasi yang lebih intens,” tegasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.