KabarBaik.co, Blitar – Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025 memuat capaian program dan kegiatan Pemerintah Kota Blitar selama satu tahun. Sejumlah indikator sosial ekonomi menunjukkan perbaikan, meski belum seluruhnya mengalami peningkatan signifikan.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kota Blitar, Fredy Hermawan, menyampaikan angka kemiskinan turun dari 6,75 persen pada 2024 menjadi 6,60 persen di 2025.
“Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan,” ujarnya, Sabtu (18/4).
Tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan, dari 5,11 persen menjadi 4,29 persen. Kondisi ini disebut sebagai dampak dari pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah.
Namun demikian, pertumbuhan ekonomi Kota Blitar masih relatif stabil. Angkanya bergerak dari 5,33 persen pada 2024 menjadi 5,31 persen di 2025.
“Untuk pertumbuhan ekonomi memang tidak terlalu signifikan perubahannya,” kata Fredy.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 81,44 menjadi 82,03. Peningkatan ini mencerminkan adanya perbaikan pada kualitas pembangunan manusia di daerah.
Fredy menambahkan, capaian tersebut juga dipengaruhi kondisi yang lebih luas, termasuk dinamika ekonomi nasional yang turut berdampak pada daerah.
“Kondisi ini tidak hanya terjadi di Kota Blitar, tetapi juga di daerah lain,” ujarnya.
Secara umum, kinerja Pemerintah Kota Blitar pada 2025 menunjukkan tren positif, meski masih terdapat beberapa indikator yang bergerak terbatas.
“Ke depan tentu akan terus kami tingkatkan,” pungkasnya.(*)







