Keren! Moss Art Lucky Garden dari Sidomulyo Batu Tembus Labuan Bajo dan DPRD Surabaya

oleh -76 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 25 at 11.28.54 AM
Wali Kota Batu, Nurochman saat mengunjungi Moss Art Lucky Garden (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Kreativitas pelaku ekonomi kreatif di Kota Batu kembali mencuri perhatian. Lucky Garden, usaha kreatif asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, berhasil mengolah lumut menjadi karya seni dekoratif bernilai estetika sekaligus memiliki peluang ekonomi.

Konsep yang dikembangkan dikenal dengan istilah moss art. Melalui kreativitas dan keterampilan, lumut hidup maupun lumut awetan (preserved moss) diubah menjadi beragam karya, mulai dari dekorasi dinding, pajangan meja hingga instalasi seni.

Karya tersebut ternyata tidak hanya dinikmati masyarakat Kota Batu. Produk Lucky Garden telah menjangkau sejumlah daerah di Indonesia. Bahkan, dua karya terbarunya telah dipasang di Bandara Labuan Bajo dan Gedung DPRD Kota Surabaya.

Inovasi tersebut mendapat perhatian dari Wali Kota Batu Nurochman saat melihat langsung aktivitas Lucky Garden, Selasa (25/7).

Nurochman menilai kreativitas tersebut menjadi bukti bahwa potensi sederhana yang ada di lingkungan masyarakat dapat dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif yang memiliki daya saing.

“Ini karya yang luar biasa. Kita melihat kreativitas yang tidak biasa dari masyarakat Kota Batu. Lumut yang selama ini mungkin dianggap sederhana ternyata bisa diolah menjadi sebuah karya seni yang bernilai,” ujar Nurochman.

Menurutnya, keunggulan moss art bukan hanya terletak pada tampilannya. Material lumut dapat digunakan dalam kondisi hidup maupun diawetkan sehingga memungkinkan karya diaplikasikan untuk berbagai kebutuhan.

“Media lumut ini unik karena bisa hidup dan juga bisa diawetkan. Jadi hasilnya bisa untuk dekorasi interior rumah, kantor, sampai tempat umum,” jelasnya.

Nurochman juga menyoroti proses pembuatan dan perawatan moss art yang dinilai menjadi salah satu keunggulan produk tersebut.

“Prosesnya menarik dan perawatannya juga mudah. Ini tentu menjadi nilai lebih. Artinya, karya seperti ini bukan hanya indah dilihat, tetapi juga punya konsep yang bisa diterapkan di berbagai tempat,” jelasnya.

Menurut Nurochman, keberhasilan Lucky Garden membawa karya dari Desa Sidomulyo hingga Labuan Bajo dan Surabaya menunjukkan bahwa pelaku ekonomi kreatif di Kota Batu memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar nasional.

Ia menilai pengembangan ekonomi kreatif tidak harus selalu bertumpu pada industri besar. Kreativitas masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal justru dapat melahirkan produk yang memiliki nilai jual tinggi.

“Yang paling penting adalah bagaimana kreativitas lokal ini bisa terus dikembangkan. Dari Desa Sidomulyo, dari Kota Batu, ternyata karyanya bisa sampai ke Labuan Bajo dan Surabaya,” ungkapnya.

Pemkot Batu pun berencana memberikan ruang lebih luas bagi Lucky Garden dan pelaku ekonomi kreatif lainnya. Salah satu bentuk dukungan yang disiapkan yakni menghadirkan karya moss art di sejumlah gedung pemerintahan Kota Batu.

“Ke depan, kenapa tidak kita hadirkan karya seperti ini di salah satu gedung pemerintahan Kota Batu. Selain mempercantik ruangan, ini juga bentuk dukungan nyata pemerintah kepada pelaku ekonomi kreatif,” tuturnya.

Tidak hanya memberikan apresiasi, Nurochman juga mencoba langsung membuat moss art. Ia terlihat antusias menata material lumut yang telah disiapkan tim Lucky Garden di atas media kayu.

Dari pengalaman tersebut, Nurochman menilai pembuatan moss art membutuhkan kreativitas, ketelitian dan keterampilan agar menghasilkan karya yang menarik.

Ia berharap semakin banyak kreativitas masyarakat Kota Batu yang mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

“Kami ingin Kota Batu tidak hanya dikenal sebagai kota wisata, tapi juga sebagai sentra seni dan ekonomi kreatif. Kalau karya anak Batu sudah sampai Labuan Bajo dan Surabaya, artinya kita punya potensi besar untuk terus berkembang,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.