KabarBaik.co – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar menilai sektor pariwisata masih menjadi andalan daerah di tengah keterbatasan sumber daya alam yang dimiliki. Pengembangan sektor ini ditopang oleh ketersediaan sarana pendukung, termasuk hotel dan penginapan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Kota Blitar Rike Rochmawati, mengatakan keberhasilan pengembangan pariwisata tidak dapat dilepaskan dari kesiapan infrastruktur penunjang.
“Kota Blitar memiliki keterbatasan sumber daya alam, sehingga pariwisata menjadi sektor unggulan. Kesiapan sarana pendukung, khususnya hotel dan penginapan, sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan kunjungan wisata,” kata Rike, Selasa (27/1).
Ia menyebutkan, saat ini Kota Blitar yang terdiri dari tiga kecamatan memiliki sekitar 28 hotel dan penginapan yang tersebar di sejumlah wilayah.
“Jumlah tersebut dinilai cukup untuk mendukung aktivitas pariwisata, meski ke depan masih diperlukan penambahan seiring meningkatnya kunjungan wisata,” ujarnya.
Disbudpar berharap pertumbuhan sektor pariwisata dapat berjalan berkelanjutan dan mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Peningkatan kunjungan wisata diharapkan dapat mendorong investasi baru di sektor perhotelan serta membuka peluang kerja bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)








