KabarBaik.co – Kirab budaya kesenian Jaranan Jombang digelar meriah di pusat kota. Ribuan warga memadati sepanjang rute untuk menyaksikan arak-arakan kesenian tradisional yang menjadi ikon budaya daerah tersebut.
Bupati Jombang, Warsubi, hadir melepas langsung rombongan peserta. Sebelum mengayunkan pecut sebagai tanda dimulainya kirab, ia menyampaikan apresiasi kepada para seniman dan pegiat Jaranan Dor yang dinilai berperan besar menjaga keberlangsungan budaya lokal.
“Jaranan Jombang, atau Jaranan Dor, sudah tumbuh dan berkembang lama di masyarakat. Saya yakin kesenian ini sudah benar-benar merakyat,” ujar Warsubi dalam keterangan tertulis, Senin (8/12).
Warsubi menyebut pelestarian budaya tidak lepas dari konsistensi para pelaku seni. “Tanpa perjuangan panjenengan semua, Jaranan tidak akan sebesar dan sehidup sekarang,” katanya.
Di tengah suasana kirab, Warsubi juga menyampaikan pesan kemanusiaan. Ia mengajak masyarakat mendoakan para korban banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.
Warsubi memimpin pembacaan Surah Al-Fatihah dan berharap para korban mendapat tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. “Kita semua berduka. Semoga para korban husnul khotimah dan keluarganya diberi kesabaran. Mudah-mudahan semuanya segera pulih,” ucapnya.
Bupati turut mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi mengingat cuaca ekstrem masih terjadi di berbagai daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Warsubi juga menginstruksikan Sekda agar kesenian Jaranan Dor dimasukkan dalam agenda Jombang Fest tahun depan sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Kabupaten Jombang.
Rombongan kirab kemudian melintasi sejumlah ruas jalan protokol, mulai dari Jalan Adityawarman, Jalan Cak Durasim, Jalan Dr. Sutomo, hingga finish di Sentra PKL Ahmad Dahlan. (*)








