KabarBaik.co, Blitar – Hobi menyeduh kopi meniatkan Bagos Tri Handono membuka usaha kedai kopi sendiri. Pemuda yang masih berstatus mahasiswa Fakultas Teknik Mesin di salah satu perguruan tinggi di Blitar itu kini mengelola Kedai Satu Rasa yang berada di Jalan Cakraningrat, Kelurahan Bendo, Kota Blitar.
Menariknya, kemampuan meracik kopi yang dimiliki Bagos tidak diperoleh melalui pendidikan formal barista. Ia mengaku belajar secara otodidak dengan memanfaatkan berbagai referensi di internet serta mencoba berbagai teknik seduh secara mandiri.
“Awalnya saya belajar menyeduh kopi sendiri dari berbagai referensi di internet. Setelah itu saya banyak mencoba sampai menemukan karakter rasa yang menurut saya pas. Prosesnya memang belajar terus, karena dunia kopi selalu berkembang,” ujar Bagos kepada KabarBaik.co, Minggu (9/8).
Kesibukan kuliah di Fakultas Teknik Mesin justru membantunya saat mengembangkan usahanya. Menurutnya, ilmu yang dipelajari selama kuliah membuatnya terbiasa berpikir sistematis, melakukan percobaan, hingga mengevaluasi hasil setiap kali meracik kopi.
“Di teknik mesin kami terbiasa melakukan percobaan dan mencari hasil yang paling efektif. Pola itu saya terapkan saat belajar meracik kopi, jadi terus mencoba sampai menemukan hasil yang konsisten,” kata pria 26 tahun ini.
Berbekal pengalaman tersebut, Bagos kemudian memberanikan diri membuka Kedai Satu Rasa. Ia ingin menghadirkan tempat yang tidak hanya menyajikan kopi, tetapi juga menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat, khususnya anak muda.
“Saya ingin menunjukkan kalau usaha bisa dimulai dari hobi. Harapannya Kedai Satu Rasa bisa menjadi tempat yang nyaman untuk menikmati kopi sekaligus berkumpul dan berdiskusi,” pungkasnya. (*)







