Kloter Terakhir Lepas Landas, 30 Jemaah Surabaya Tertunda ke Tanah Suci karena Kesehatan

oleh -241 Dilihat
Haji
Pelepasan Kloter 116, kelompok terbang pamungkas yang menandai berakhirnya masa pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Surabaya musim haji 2026.

KabarBaik.co, Surabaya — Suasana haru sekaligus khidmat menyelimuti Hall Muzdalifah Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada Kamis (21/5) malam.

Lantunan kalimat talbiyah yang syahdu menggema, mengiringi pelepasan Kloter 116—kelompok terbang pamungkas yang menandai berakhirnya masa pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Surabaya musim haji 2026.

Dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, keberangkatan kloter penutup ini menyisakan beragam cerita.

Di balik rasa syukur puluhan ribu jemaah yang berhasil berangkat, ada duka mendalam dari mereka yang terpaksa menelan kekecewaan.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Asadul Anam, mengonfirmasi bahwa sebanyak 30 jemaah haji dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Hingga gerbang kloter terakhir ditutup, mereka dinyatakan tidak laik terbang demi keselamatan bersama.

“Ada 30 jemaah haji yang tunda berangkat karena kondisi kesehatannya, termasuk di antaranya ada yang sedang hamil,” ujar Asadul Anam.

Meski langkah mereka terhenti di musim ini, PPIH memberikan secercah harapan. Para jemaah yang tertunda ini dipastikan akan mendapatkan karpet merah menjadi calon jemaah prioritas yang langsung diberangkatkan pada musim haji berikutnya.

Secara keseluruhan, Embarkasi Surabaya telah berhasil mengawal keberangkatan total 44.080 jemaah dan petugas ke Tanah Suci. Namun, perjalanan spiritual ini juga diwarnai kabar duka. Berdasarkan data terakhir, tercatat 14 jemaah asal Embarkasi Surabaya wafat, sementara satu jemaah lainnya kini masih harus berjuang sembuh di RSU Haji Surabaya.

Di sisi lain, ada kabar baik bagi calon jemaah yang masih mengantre. Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bahwa Jawa Timur mendapatkan keistimewaan berupa tambahan 8.000 kuota haji dari Menteri Haji. Angka ini merupakan tambahan kuota terbesar di Indonesia.

“Pak Menteri Haji memberikan kuota tambahan itu untuk Jatim, karena waiting list (masa tunggu) kita memang menjadi yang paling panjang di Indonesia,” jelas Khofifah.

Seluruh kuota tambahan ini dipastikan akan dialokasikan penuh untuk memangkas antrean masyarakat Jawa Timur.

Sebelum para jemaah menaiki bus menuju bandara, Khofifah memberikan wejangan hangat sekaligus menitipkan doa bagi keselamatan bangsa.

“Semoga bapak ibu semua diparingi (diberikan) sehat beserta keluarga yang ditinggalkan di rumah. Selamat hingga kembali menjadi haji mabrur,” ucap Khofifah dengan nada bergetar.

Ia juga meminta jemaah menyelipkan doa di tempat-tempat mustajab agar Indonesia, khususnya Jawa Timur, selalu dijaga dalam kedamaian dan situasi yang kondusif.

Kini, setelah seluruh gelombang pemberangkatan usai, fokus beralih ke Tanah Suci. Seluruh jemaah haji Embarkasi Surabaya diimbau untuk menjaga stamina dan kondisi fisik dengan baik menjelang puncak ibadah haji yang menguras energi.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.