KabarBaik.co, Nganjuk – Jembatan Brantas Kertosono menjadi pusat perhatian setelah video koloni laron yang mengepung seluruh area jembatan viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi pada malam Minggu (1/3) sekitar pukul 20.00 WIB membuat lalu lintas terhambat dan puluhan kendaraan menumpuk karena tidak bisa melaju dengan normal.
“Jembatan Brantas Kertosono,” tulis akun Instagram @asli.nganjuk yang pertama kali memposting video kejadian tersebut, dikutip KabarBaik.co, Senin (2/3).
Dalam video yang beredar, terlihat jelas koloni laron yang memenuhi permukaan dan udara di sekitar jembatan, membuat pandangan pengendara menjadi terbatas.
Bahkan, beberapa pengendara melaporkan bahwa laron tidak hanya menghalangi jalan, tetapi juga masuk ke dalam pakaian pemotor dan bagian dalam kendaraan. Kondisi ini membuat banyak pengemudi terpaksa melaju dengan kecepatan sangat pelan untuk menghindari risiko kecelakaan atau ketidaknyamanan akibat serangan laron.
“Gak ada (laporan). Lalulintas normal,” ujar Kapolsek Kertosono, Kompol Joni Suprapto saat dikonfirmasi media terkait kejadian tersebut.
Joni mengaku belum mendapatkan informasi atau laporan resmi mengenai kepungan laron di jembatan tersebut.
Meskipun tidak ada laporan kerusakan atau kecelakaan yang terjadi akibat peristiwa ini, kejadian “hujan laron” di jembatan tersebut menjadi pembicaraan hangat di kalangan warga lokal dan pengguna media sosial.
Banyak yang bertanya-tanya mengenai penyebab munculnya koloni laron dalam jumlah sangat banyak di area jembatan pada malam hari.








