KabarBaik.co – Sebuah rumah kosong di Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, ludes terbakar pada Rabu (14/1) dini hari. Bangunan milik Nur Jannah, 48 tahun, beserta seluruh isinya hangus dilalap api dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 100 juta.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.45 WIB. Meski tidak ditempati, rumah tersebut diketahui berisi perabotan rumah tangga yang cukup lengkap. Api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Sukron, yang terbangun karena mendengar suara percikan api.
Saat keluar rumah, ia melihat api sudah membesar di rumah milik Nur Jannah dan langsung membangunkan warga lain untuk meminta pertolongan.
Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api yang cepat membesar membuat upaya tersebut tidak berhasil. Api kemudian merambat ke seluruh bagian rumah berukuran sekitar 14 x 7 meter dan melalap atap serta seluruh bagian dalam bangunan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dan langsung menerjunkan satu regu dengan tiga unit mobil pemadam.
“Menerima laporan tersebut, kami menerjunkan satu regu tim pemadam kebakaran dengan tiga unit mobil pemadam menuju lokasi,” kata Yoppy.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 04.19 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 04.55 WIB. Setelah itu, petugas melakukan proses pendinginan dan pembongkaran puing untuk memastikan tidak ada bara api yang dapat memicu kebakaran ulang.
“Setelah api utama padam, petugas melakukan pendinginan dan membongkar struktur puing-puing material yang terbakar untuk mencegah penyalaan ulang,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penelaahan sementara, api diduga berasal dari area ruang tengah rumah akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bangunan dan perabotan di dalamnya hangus terbakar.
“Kerugian meliputi rumah dan perabotan yang ada di dalamnya, dengan nilai sekitar Rp 100 juta,” pungkas Yoppy.









