KPK Geledah Malang, Sita Emas 1,3 Kg dan Uang Tunai Rp 100 Juta

oleh -164 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 14 at 2.12.09 PM
Barang bukti yang diamankan KPK berupa emas (foto: istimewa)

KabarBaik.co, Malang – KPK menyita logam mulia emas seberat 1,3 kilogram dan uang tunai Rp 100 juta dalam penggeledahan di Malang. Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan dugaan suap terkait pemeriksaan restitusi pajak di KPP Madya Banjarmasin.

Rangkaian penggeledahan dilakukan penyidik KPK selama dua hari, Selasa-Rabu (11-12/8), di sejumlah lokasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Selain Malang, penyidik juga menyasar Kanwil Pajak Surakarta serta beberapa lokasi lainnya di Klaten, Jombang, dan Surabaya.

Saat dihubungi, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya penggeledahan di salah satu lokasi di Malang pada Rabu (12/8).

“Iya, kemarin ada kegiatan penggeledahan di salah satu pihak terkait perkara pajak Banjarmasin,” ujar Budi, lewat selulernya, Jumat (14/8).

Namun, Budi belum mengungkap secara spesifik lokasi penggeledahan tersebut, termasuk apakah berada di wilayah Kota Malang atau Kabupaten Malang.

“Kalau itu belum bisa disampaikan,” katanya.

Dalam penggeledahan di Malang, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah seorang pemeriksa pajak. Barang bukti tersebut berupa logam mulia emas dengan berat mencapai 1,3 kilogram dan uang tunai senilai Rp 100 juta.

Sementara dari sejumlah lokasi lainnya, penyidik turut mengamankan dokumen serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan suap pemeriksaan restitusi pajak tersebut.

Seluruh barang bukti yang diperoleh dalam rangkaian penggeledahan selanjutnya akan ditelaah oleh penyidik. Penelaahan dilakukan untuk mendalami keterkaitan barang bukti dengan perkara yang tengah dikembangkan KPK.

Perkara ini merupakan pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi suap terkait pemeriksaan restitusi pajak di KPP Madya Banjarmasin yang menjerat mantan Kepala KPP Madya Banjarmasin, Mulyono.

KPK masih melakukan pendalaman terhadap bukti-bukti yang ditemukan dalam rangkaian penggeledahan di sejumlah wilayah tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.