Kronologi Penemuan Jasad Kakak Beradik yang Tewas Membusuk di Kediri, Dikenal Tertutup

oleh -956 Dilihat
384bb88a 7b8b 467f 90cd e517eb285bd8
Jenazah salah satu adik kakak saat ditemukan polisi. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Kakak beradik Femala, 44 tahun dan Yuyen, 42 tahun asal Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dikenal sebagai pribadi yang tertutup.

AKP Agung Saifudin, Kapolsek Ngadiluwih, mengatakan jasad keduanya masing-masing ditemukan di tempat tidur. Korban diperkirakan sudah tak bernyawa sejak 5 hari yang lalu.

Mulanya, jasad keduanya diketahui oleh tetangga yang sedang mencari rumput di sekitar rumah korban. Kemudian tercium bau busuk yang menyengat hingga sang tetangga penasaran menelusuri bau tersebut.

Hingga kemudian ia meminggal perangkat desa, RT dan kepala desa dan anggota Polsek Ngadiluwih untuk bersama sama masuk dan memeriksa rumah tersebut.

Kendati demikian, Agung memastikan tidak ada tanda tanda kekerasan setelah dilakukan pengecekan oleh pihak dari inafis. Meskipun sampai saat ini penyebab kematian keduanya belum diketahui secara pasti.

“Menurut keterangan dari pihak keluarga dan perangkat desa, keduanya mengalami depresi sejak 3 bulan yang lalu dan sudah dibawa ke rumah sakit kejiwaan di Pekalongan,” katanya.

Sementara itu, salah seorang kerabat kedua kakak beradik tersebut, Yuyun mengaku bila sebelumnya kakak beradik itu sempat bekerja.

“Kalau kakaknya setelah kuliah kerja di Surabaya, adiknya kerja di Jakarta. Terus kakaknya itu yang di sini pulang terus sekitar 2 tahunan adiknya di seluruh resign menemani kakaknya,” imbuhnya.

Kedua korban pun sehari-hari dihidupi oleh sang paman untuk menyambung hidup. Kondisinya setelah tak bekerja diperparah oleh sang ibu yang meninggal dunia dan sang ayah yang menikah lagi.

“Iya itu depresinya bukan depresi yang orang gila terus ngamuk itu enggak. Dia depresinya itu ada malu dengan keluarga dengan bapaknya terutama terus akhirnya dia menutup diri,” imbuhnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.