Kuliner Makassar dengan Harga Bersahabat di Surabaya, Daeng Banna Jawabannya

oleh -187 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 03 at 10.29.37 AM
Pallubasa dan es pisang ijo (Imam Wahyudiyanta)

KabarBaik.co, Surabaya– Kuliner khas Makassar selalu identik dengan menu daging dan rasanya yang kuat. Namun harga yang di atas rata-rata biasanya menjadi kendala bagi orang untuk tidak terlalu sering kembali mencoba nikmatnya masakan tersebut.

Jika harga yang menjadi kendala, maka Daeng Banna adalah solusinya. Rumah makan yang menyajikan masakan khas Makassar ini bisa dinikmati dengan harga bersahabat.

“Kami ingin menjaring kalangan menengah bawah sehingga bisa merasakan nikmatnya makanan Makassar. Kami sadar karena selama ini terkait makanan Makassar, yang ada harganya mahal,” ujar Chandra, pemilik Daeng Banna, Minggu (3/5)

Chandra yakin, dengan harga menu yang bersahabat, pasti banyak orang yang bukan hanya datang sekali saja, namun bakal kembali. Selain pengunjung random, sasaran pelanggan, kata Chandra, adalah orang perkantoran di sekitar lokasi Daeng Banna yakni di Gayungsari Barat.

“Harga terjangkau kami juga menyesuaikan lokasi daerah perkantoran. Kami ingin memanjakan pengunjung dengan rasa khas Makassar,” kata pria asli Makassar ini.

daeng banna
Daeng Banna di Gayungsari Barat (Ist)

Chandra menyebut konro bakar dan pallubasa adalah menu favorit Daeng Banna. Sementara es pisang ijo dan es pallubutung adalah minuman favorit pelanggan.

“Konro dan Pallubasa hanya Rp 30 ribu. Es pisang ijo dan es pallubasa hanya Rp 15 ribu, terjangkau,” tambah Chandra.

Untuk urusan rasa, Chandra memasrahkannya kepada Syafriansyah. Pria yang akrab dipanggil Bobi ini adalah yang bertanggung jawab terhadap keseluruhan isi dapur.

“Kalau masakan Makassar itu, rempah adalah yang utama. Rempahnya kuat,” ujar Bobi.

Bobi mengatakan untuk menu pallubasa, rempah yang digunakan haruslah kuat. Berbeda dengan coto Makassar yang rempahnya lebih ringan. Salah satu keunggulan rempah, kata Bobi, bisa membuat badan yang kurang enak menjadi lebih bugar.

Bobi bersyukur cita rasa orang Jawa Timur tidak terlalu jauh berbeda dengan cita rasa orang Makassar, sama-sama menyukai menu asin dan pedas. Sehingga tidak ada masalah yang berarti untuk penyajiannya.

“Kalau untuk minumannya seperti es pisang ijo dan pallubutung, kami mendatangkan sirup nya asli dari Makassar. Karena tak ada sirup serupa di sini,” tandas Bobi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.