Kuota Sekolah Rakyat Kota Batu Ditambah Jadi 150 Siswa, Pendaftaran Diperpanjang Hingga Hari Ini

oleh -34 Dilihat
IMG 20250511 WA0005

KabarBaik.co – Program Sekolah Rakyat (SR) di Kota Batu mendapat antusiasme tinggi. Hal itu mendorong Dinas Sosial (Dinsos) menambah kuota penerimaan siswa baru dari 75 menjadi 150 orang. Tak hanya itu, masa pendaftaran juga diperpanjang hingga hari ini, Minggu (11/5).

Kepala Dinsos Kota Batu, Lilik Fariha mengatakan, perpanjangan pendaftaran merupakan bagian dari gelombang kedua setelah periode pertama yang berlangsung selama 1–30 April. Saat ini, dari total kuota baru, masih tersisa 131 kursi yang harus dipenuhi.

“Kami terus melakukan verifikasi terhadap calon siswa, terutama dari kategori Desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN),” jelas Lilik saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (11/5).

Menurut Lilik, Dinsos telah menjalin kerja sama dengan sejumlah panti asuhan dan berhasil menjaring sekitar 16 calon siswa baru. Ia juga optimistis kuota akan terpenuhi, seiring proses verifikasi 600 kepala keluarga dari DTSEN yang masih berlangsung.

“Banyak lulusan SD dari keluarga tidak mampu yang masuk kategori DTSEN. Dengan verifikasi yang masih berjalan, peluang untuk memenuhi kuota sangat terbuka,” imbuhnya.

Lilik menyebutkan, penambahan kuota ini juga mengacu pada hasil kajian Kementerian PUPR yang menilai fasilitas dan sarana prasarana Sekolah Rakyat di UPT PPSPA Bumiaji Sakti Kota Batu layak menampung hingga 150 siswa.

“Untuk angkatan pertama ini akan dibentuk enam rombel atau rombongan belajar, masing-masing terdiri dari 25 siswa. Tentunya, kami berharap masyarakat yang memenuhi syarat segera memanfaatkan kesempatan ini,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.