KabarBaik.co – Aparat kepolisian mempersiapkan diri jelang laga derby Jawa Timur antara Persibo Bojonegoro melawan Persela Lamongan di Stadion Letjen H. Sudirman Bojonegoro, Sabtu mendatang (12/10). Lebih dari 500 personel gabungan antara petugas kepolisian dan TNI diterjunkan untuk melakukan penyekatan.
Petugas keamanan tak mau kecolongan pada laga antara Laskar Angling Dharma -sebutan Persibo- melawan Laskar Joko Tingkir -sebutan Persela. “Iya, mulai hari ini (9/10) kita sudah mulai melakuka penyekatan di beberapa titik,” ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto, Rabu (9/10).
Mario menjelaskan, Peraturan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) pasal 4 ayat 7 menyebutkan, pada masa transisi sepakbola nasional, termasuk kompetisi tidak dapat dihadiri oleh superter klub tamu. Dalam hal ini klub terkait bertanggung jawab akan kehadiran suporter mereka. “Kita tak mau kecolongan,” tegas Mario.
Selain itu, lanjut Mario, dalam pertandingan nanti petugas kepolisian dan steward akan melakukan pengecekan kartu identitas suporter yang akan memasuki Stadio Letjen H. Sudirman Bojonegoro. “Jika ditemukan KTP suporter luar daerah Bojonegoro, maka kami tidak izinkan masuk ke dalam stadion,” papar Mario.
Laga Persibo Bojonegoro melawan Persela Lamongan memang tidak hanya pertandingan yang hanya memperebutkan tiga poin. Melainkan juga adu gengsi antar dua klub Jawa Timur yang sudah berlangsung sejak lama. Atas alasan itulah petugas keamanan tidak mau kecolongan menjelang laga Sabtu mendatang. (*)






