Legal Sah, Moral Tumbang: DPRD Gresik Pertanyakan Tanggung Jawab Moril Lingkungan PT Linde

oleh -72 Dilihat
WhatsApp Image 2025 08 02 at 11.43.31 scaled
Anggota Komisi III DPRD Gresik Yuyun Wahyudi. (Foto: Muhammad Wildan Zaky)

KabarBaik.co – Kebocoran coolbox PT Linde Indonesia di Kecamatan Manyar, Gresik, mengakibatkan hujan partikel perlt menyerupai debu di Desa Roomo pada Selasa malam (29/7). Pasca kejadian tersebut, Komisi III DPRD Gresik menggelar rapat dengar pendapat pada Jumat (1/8) lalu.

Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Abdullah Hamdi, dan dihadiri jajaran anggota Komisi III DPRD, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik Sri Subaidah, Camat Manyar Hendriawan Susilo, Pj Kades Roomo Misbahuddin, Sekdes Roomo Achmad Zainul, serta perwakilan PT Linde: Andita Huda selaku Head of Secure dan Nita dari HRD.

Dalam rapat tersebut, PT Linde diberi ruang untuk menyampaikan klarifikasi. Namun, sorotan tajam datang dari anggota Komisi III, Yuyun Wahyudi, yang mempertanyakan komitmen kepedulian perusahaan terhadap lingkungan.

“Perusahaan milik PT Linde ini adalah perusahaan yang paling banyak memakan energi dibandingkan perusahaan-perusahaan lain. Hasilnya jelas ada nitrogen dan lain sebagainya. Artinya perusahaan ini padat energi yang jumlahnya tidak main-main. Perusahaan ini harusnya didesain harus paham betul tentang K3, baik di tingkatan karyawan ataupun lingkungan industri,” lanjutnya.

Yuyun menegaskan bahwa perusahaan tidak memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan. “Perusahaan ini tidak peduli terhadap lingkungan, bos,” katanya tegas. “Apa buktinya? Buktinya perusahaan tidak memberikan antisipasi dampak ketika terjadi bencana terhadap warga. Mana pemberian anda kepada warga?” katanya.

Yuyun menanyakan apakah PT Linde pernah memberi kotak oksigen kepada warga Roomo. Ia menyinggung pernyataan Kadis DLH Sri Subaidah yang menyatakan partikel perlt tidak termasuk bahan berbahaya jika hanya terhirup sebentar. “Tetapi kalau berkali-kali itu kembung,” ucapnya dengan nada satire.

Ia juga membandingkan sikap PT Linde dengan Petrokimia Gresik yang menurutnya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat saat terjadi bencana. “Kalau kalian bicara soal legalitas, standarnya perusahaan, itu sudah saya pelajari semua dan saya yakin kalian telah memenuhi itu. Tapi tanggung jawab moril terhadap lingkungan dan ini dampaknya tidak main-main menurut saya,” ujarnya.

Yuyun juga menyinggung insiden kecelakaan fasilitas perusahaan lain pada tahun 2002 yang membuat banyak masyarakat Gresik pingsan. “Ketika itu terjadi, kemana pihak perusahaan? Tidak ada, bos. Pada lari semua itu,” tegasnya.

Saat menanyakan asal perwakilan PT Linde, “Kamu orang mana?” Saat dijawab Sidoarjo, ia menimpali, “Kamu lahir di luar Gresik, lalu ketika terjadi seperti ini, apakah yakin kamu mau bantu kami gotong mayatnya orang Gresik?” ucapnya dengan nada mendidih.

Sementara itu, Pj Kades Roomo, Misbahuddin, menyampaikan bahwa pada malam kejadian ia memerintahkan seluruh linmas patroli ke setiap kampung. Ia menyiapkan mobil siaga dan ambulans untuk mengantar warga yang terdampak ke RS Petro. “Malam itu ada 4 orang korban, saya kirim ke rumah sakit. Dan itu sekitar jam 2 dini hari sudah ada yang pulang namun dengan perawatan lebih lanjut,” ujarnya.

Misbahuddin juga menyebut dampak ekonomi yang dialami warga. “Banyak pengusaha tempe yang terdampak, sebab banyak tempe yang belum masak ketika dijemur, lalu insiden tersebut terjadi yang menyebabkan partikel yang disebut perlt tersebut mengenai tempe mereka sehingga tempe mereka tidak bisa dijual,”

Ia menegaskan bahwa yang membawa warga ke rumah sakit adalah dari warga desa roomo sendiri. “Kalau pak dewan menanyakan apakah anda ada di rumah sakit? Ini saya jawab, itu yang kesana adalah warga saya dua orang untuk membawa ke rumah sakit, saya yang saya perintahkan. Dan saya tambahi surat bahwa saya siap bertanggung jawab, demi keselamatan warga saya,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Wildan Zaky
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.