Lewat RT Berseri, Ning Ita Ajak Warga Kota Mojokerto Kelola Sampah dan Hijaukan Lingkungan

oleh -98 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 12 at 10.35.29 AM
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan sosialisasi program Budaya RT Berseri kepada warga (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang — Pemkot Mojokerto terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui program Budaya RT Berseri. Program ini tidak sekadar lomba kebersihan, melainkan gerakan bersama di tingkat RT untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari turun langsung memberikan sosialisasi kepada warga di berbagai kelurahan. Sosialisasi dilakukan di Kelurahan Meri, Mentikan, dan Kedundung bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Perempuan yang akrab disapa Ning Ita itu menjelaskan Budaya RT Berseri dirancang untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam mengelola lingkungan dari lingkup terkecil, yakni RT.

“Ini bukan lomba kebersihan lingkungan. Budaya RT Berseri kami rancang sebagai gerakan perubahan perilaku masyarakat agar kebiasaan menjaga kebersihan, menanam tanaman, hingga memilah sampah bisa dilakukan terus-menerus dan menjadi budaya di lingkungan RT,” kata Ning Ita, Kamis (11/3).

Dalam pelaksanaannya, seluruh RT di Kota Mojokerto dilibatkan. Setiap RT diminta mengisi data kegiatan melalui aplikasi Gayatri RT Berseri dengan melampirkan bukti aktivitas yang dilakukan di lingkungan masing-masing.

Penilaian program ini melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas PUPRPERAKIM, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

Indikator penilaian cukup beragam. Dari sisi lingkungan hidup, yang dinilai meliputi penataan jalan atau gang, penghijauan, pembuatan lubang resapan biopori, konservasi air, pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga, hingga kebersihan lingkungan dan kegiatan kerja bakti warga.

Selain itu, aspek kesehatan juga menjadi perhatian. Beberapa indikatornya antara lain ketersediaan sarana cuci tangan pakai sabun di rumah warga, angka bebas jentik nyamuk, serta pemantauan kasus demam berdarah di lingkungan tersebut.

Sementara dari sisi ketahanan pangan dan infrastruktur lingkungan, penilaian mencakup pemanfaatan lahan pekarangan rumah, partisipasi warga dalam bercocok tanam, ketersediaan sarana sanitasi, akses air bersih dan air minum, hingga kondisi drainase lingkungan.

Menurut Ning Ita, Budaya RT Berseri juga sejalan dengan program nasional Indonesia Asri (Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Budaya RT Berseri yang kita jalankan di Kota Mojokerto sangat relevan dengan program nasional Indonesia Asri, khususnya pada aspek sehat, resik, dan indah,” ujarnya.

Ia berharap melalui program ini masyarakat semakin aktif menjaga kualitas lingkungan sekaligus mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan.ur Khofifah di Posko THR Keagamaan di Disnakertrans (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.