Lewat Sipundiwangi, Kulineran di Banyuwangi Kini Bisa Dapat Hadiah Iphone dan Umroh

oleh -468 Dilihat
IMG 20250701 WA0014
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat mengecek Sipundiwangi

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tengah menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karenanya berbagai inovasi dilakukan untuk meningkatkan PAD tersebut.

Salah satu inovasi yang baru saja diluncurkan diberi nama Sipundiwangi (Sistem Pelaksanaan Undian Pajak Daerah di Banyuwangi) yang berlaku sejak 1 Juli. Inovasi ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pelaku usaha yang tertib administrasi.

Lewat inovasi ini, kini kulineran di Banyuwangi berkesempatan mendapat berbagi macam hadiah, mulai sepeda motor, iPhone, televisi, sepeda listrik, hingga umroh, dan masih banyak hadiah lainnya.

“Ini sebagai apresiasi pada para pelaku usaha makanan dan minuman yang selama ini tertib administrasi dan taat pajak. Dengan program ini selain masyarakat mendapat kesempatan undian berhadiah, pemilik usaha juga mendapat keuntungan karena diharapkan tempat usahanya bisa lebih ramai lagi,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Selasa (1/7).

Masyarakat yang makan di resto, rumah makan, depot, kafe, warung kopi, dan tempat kuliner lainnya di Banyuwangi bisa mendapat undian berhadiah. Terdapat 83 tempat kulineran yang nantinya pelanggannya bisa mengikutiundian berhadiah untuk pelanggan mereka.

Puluhan tempat kulineran tersebut yang telah memasang alat perekam transaksi Tax Mapper, Sijakawangi (Sistem Informasi Pajak Daerah Kabupaten Banyuwangi).

Di antaranya Mie Nyonyor, Warung Mbok Sul, Kampung Lobster, Ratu Osing, Belikopi, Kopi Jotos, Kirana Sushi, Dominance Coffe, Kopi Pinarak, Ayam Betutu Bu Lina, Omyah Kemiren, Teras Resto, Daipoeng, dan banyak lainnya.

“Untuk tahap awal ini menyasar semua depot dan restoran yang telah bersedia memasang tax mapper sijakawangi. Tidak menutup kemgkinan ke depan juga menyasar warung-warung rakyat. Program ini bagian dari literasi digital keuangan kepada pelaku usaha mikro lainnya,” kata Ipuk.

Untuk mendapat undian berhadiah tersebut, masyarakat yang telah belanja di 83 tempat kulineran itu dapat mengupload struk bukti belanja mereka ke aplikasi Smart Kampung.

Setelah terupload maka nomor struk akan tersimpan di dalam sistem sebagai peserta undian. Selain kulineran, masyarakat yang telah membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), juga secara otomatis menjadi peserta undian berhadiah.

Program ini mendapat respon positif dari pelaku usaha. Pemilik Warung Mbok Sul, Dio Arli, mengatakan program ini menjadi daya tarik bagi konsumen untuk datang ke kafe miliknya.

“Ini program yang menarik, karena akan makin banyak pelanggan yang datang ke tempat kami. Ini juga sebagai bentuk dukungan kami para pelaku usaha mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Sementara Kepala Badan Pendapatan Daerah Samsudin menerangkan, program ini diikuti 83 restauran dan rumah makan se-Banyuwangi. Selain menyasar konsumen restoran dan rumah makan program ini juga menyasar pembayar pajak bumi dan bangunan PBB.

“Untuk ikut undian, struk pembelian di rumah makan dengan nominal pembelanjaan minimal Rp. 50 ribu. Sementara untuk pembayar PBB apabila sudah lunas pajaknya maka otomatis akan terdaftar sebagai peserta undian,” tambahnya.

Undian tahap pertama ini akan berlangsung pada 1 Juli – 24 September 2025 dan akan diundi pada 27 September 2025.

“Pada tahap kedua nanti selain kulineran dan PBB, undian juga akan menyasar konsumen perhotelan,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Samsudin capaian PAD dari komponen pajak daerah sudah tercapai 60 persen dari target. “Dengan adanya program undian berhadiah ini, kami harapkan target pajak daerah bisa tercapai lebih. Ini akan bermanfaat bagi pembangunan daerah,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.