KabarBaik.co, Surabaya – Suasana Kota Surabaya kembali bergerak cepat setelah warga menikmati rangkaian libur panjang selama sepekan terakhir. Sejak pagi, sejumlah ruas jalan utama tampak dipadati kendaraan yang kembali beraktivitas untuk bekerja maupun mengantar anak ke sekolah.
Pantauan di beberapa titik menunjukkan arus lalu lintas mulai mengalami kepadatan. Salah satunya terlihat di ruas Jalan Panjang Jiwo hingga kawasan Nginden. Kendaraan roda dua mendominasi arus lalu lintas, sebagian besar membawa pelajar yang kembali masuk sekolah setelah menikmati masa libur panjang.
Seperti diketahui, masyarakat baru saja melewati rangkaian hari libur yang cukup panjang, mulai dari libur Idul Adha, libur Hari Raya Waisak, hingga Hari Lahir Pancasila. Pada Selasa (2/6), aktivitas kembali berjalan normal.
Di tengah kepadatan lalu lintas pagi hari, Novia, 40, warga Surabaya yang ditemui di kawasan lampu merah Panjang Jiwo, mengaku harus kembali menyesuaikan ritme aktivitas keluarga setelah libur panjang.
“Agak spaneng karena anak-anak sudah mulai masuk sekolah lagi. Kelamaan liburnya, jadi harus menyesuaikan lagi,” ujar Novia sambil melanjutkan perjalanannya.

Menurutnya, hari pertama sekolah terasa cukup sibuk karena putranya yang bersekolah di IPIEMS langsung menghadapi ujian kenaikan kelas.
Kondisi serupa juga dirasakan Irene, 35, yang ditemui saat mengantar anaknya ke SD Muhammadiyah 4 Pucang. Ia mengaku sudah mengingatkan anaknya sejak malam sebelumnya untuk menyiapkan seluruh perlengkapan sekolah.
“Saya sudah pesan dari semalam supaya semua kebutuhan sekolah disiapkan lebih awal. Jadi pagi tidak terburu-buru dan tidak ada yang tertinggal,” katanya.
Kembalinya aktivitas sekolah menjadi salah satu pemicu meningkatnya volume kendaraan pada pagi hari. Meski kepadatan terjadi di sejumlah ruas jalan, arus lalu lintas masih terpantau bergerak perlahan.
Bagi sebagian warga Surabaya, berakhirnya libur panjang berarti kembali ke rutinitas. Alarm pagi kembali berbunyi, seragam sekolah kembali dikenakan, dan jalanan kota pun kembali dipenuhi kendaraan yang mengantar warga memulai aktivitasnya. (*)







