KabarBaik.co, Batu – Memasuki masa libur panjang sekolah yang dimulai pada 22 Juni 2026, Pemkot Batu memastikan seluruh destinasi wisata telah bersiap menghadapi potensi membludaknya kunjungan wisatawan. Berdasarkan pengalaman pada periode libur sebelumnya, jumlah wisatawan diperkirakan meningkat sekitar 30 hingga 40 persen dibandingkan hari biasa.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto mengatakan seluruh pengelola destinasi wisata didorong meningkatkan kesiapan mulai dari pengaturan parkir, jalur evakuasi hingga fasilitas kesehatan. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut surat edaran dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim terkait kesiapsiagaan menghadapi musim liburan.
“Semua destinasi wisata kami dorong bersiap jika terjadi lonjakan pengunjung, mulai dari pengelolaan parkir, jalur evakuasi hingga tempat persiapan kesehatan,” ujarnya, Minggu (21/6).
Menurut Onny, Dinas Pariwisata bersama Pemkot Batu juga akan melakukan monitoring secara berkala ke berbagai objek wisata dan akomodasi. Pengawasan dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan dan pelayanan kepada wisatawan berjalan sesuai standar sehingga pengunjung dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman.
“Seperti libur panjang lainnya, kami melakukan monitoring terkait kesiapan masing-masing destinasi wisata maupun akomodasi yang ada di Kota Batu, termasuk dari sisi keselamatan,” terang Onny.
Selain kesiapan destinasi, persoalan kebersihan juga menjadi perhatian utama. Peningkatan jumlah wisatawan hampir selalu diikuti dengan bertambahnya volume sampah di ruang-ruang publik. Karena itu, Dinas Pariwisata menggandeng organisasi perangkat daerah terkait untuk melakukan pemantauan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat dan wisatawan. (*)






