KabarBaik.co, Lombok Barat – Sebanyak lima penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok hingga Kamis siang masih belum diketahui keberadaannya. Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi mengatakan, berdasarkan data manifes yang diterima Posko SAR di Pelabuhan Lembar, terdapat lima nama penumpang yang belum ditemukan.
“Dari data manifest penumpang kapal masih ada lima orang yang belum ditemukan dan belum diketahui keberadaannya,” kata Hariyadi, Kamis, (13/8). Kelima penumpang tersebut yakni Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, Slamet Yulianto, dan I Ratu Agung Ayu Sekar.
Hariyadi mengatakan, tim SAR telah melakukan konfirmasi ke Pelabuhan Lembar maupun Pelabuhan Padangbai untuk memastikan keberadaan kelima penumpang tersebut. Namun, hingga Kamis pagi belum diperoleh informasi mengenai keberadaan mereka.
Sebelumnya, hingga Rabu (12/8) malam, sebanyak 212 orang telah berhasil dievakuasi dari KMP Putri Yasmin. Jumlah tersebut bertambah setelah KMP Pratama Kalyani mengevakuasi 39 orang dari lokasi kejadian dan membawa mereka menuju Pelabuhan Lembar.
Dari data awal yang disampaikan Kantor SAR Mataram, terdapat 173 orang yang telah dievakuasi, terdiri dari 172 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Dengan tambahan 39 orang yang dievakuasi KMP Pratama Kalyani, jumlah keseluruhan yang berhasil dievakuasi menjadi 212 orang.
Proses pencarian terhadap lima penumpang yang belum ditemukan masih dilakukan oleh tim SAR gabungan. Operasi pencarian juga menindaklanjuti laporan keluarga yang belum memperoleh kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya.
KMP Putri Yasmin terbakar saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, pada Rabu (12/8) dini hari. Hingga Kamis (13/8) siang, pencarian terhadap lima penumpang tersebut masih berlangsung. (*)






