Lulus Tanpa Skripsi, Dua Mahasiswi UIN KHAS Jember Tuntaskan Studi Lewat Jalur Publikasi Ilmiah

oleh -129 Dilihat
Kedua mahasiswa UIN Khas Jember Safiera Putri Ramadhania Nasution dan Fithriyah Shofiana Pratiwi. (Ist)
Kedua mahasiswa UIN Khas Jember Safiera Putri Ramadhania Nasution dan Fithriyah Shofiana Pratiwi. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Dua mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) FTIK UIN KHAS Jember berhasil mencatatkan prestasi akademik yang inspiratif. Keduanya resmi menyelesaikan studi sarjana tanpa melalui jalur skripsi konvensional, melainkan melalui publikasi artikel di jurnal ilmiah nasional bereputasi.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa skema tugas akhir alternatif mulai diminati mahasiswa. Jalur ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung pada literatur akademik melalui riset yang teruji secara nasional.

Kedua mahasiswi tersebut menunjukkan kualitas riset yang luar biasa. Fithriyah Shofiana Pratiwi berhasil menuntaskan studinya setelah artikel ilmiahnya diterbitkan oleh jurnal Edureligia yang terindeks SINTA 1.

Sebagai informasi, SINTA 1 merupakan kategori tertinggi dalam sistem indeksasi jurnal nasional dengan standar seleksi yang sangat ketat.

Sementara itu, Safiera Putri Ramadhania Nasution menempuh jalur serupa dengan menerbitkan penelitiannya di jurnal Al Bidayah. Jurnal ini terindeks SINTA 2 yang juga menunjukkan kualitas penelitian tinggi dalam bidang pendidikan dasar Islam.

Keberhasilan ini selaras dengan kebijakan UIN KHAS Jember yang memberikan opsi publikasi ilmiah sebagai pengganti skripsi.

“Kebijakan sebagai inovasi strategis untuk mendorong mahasiswa lebih produktif dalam menulis dan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ujar Koordinator Prodi PGMI, Imron Fauzi, Jumat (17/4).

Ia pun memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian kedua mahasiswinya. Menurutnya, jalur publikasi adalah langkah strategis untuk membangun tradisi akademik yang lebih kompetitif.

“Ke depan, kami berharap penulisan tugas akhir berupa jurnal ilmiah menjadi budaya akademik yang kuat di lingkungan kampus. Hal ini penting agar mahasiswa lebih produktif, kritis, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi dunia pendidikan,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.