Marak Truk Muatan Overload Tanpa Penutup, DPRD Gresik Minta Tindak Tegas

oleh -1288 Dilihat
7d6fe04a ea01 4625 a321 c95c5e926e32
Truk overload di ruas Jalan Raya Daendles Gresik Utara. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Ruas jalan yang ada di wilayah Gresik utara, nampaknya tak pernah sepu dari maraknya truk overload. Hal tersebut menjadi pemandangan sehari-hari, khususnya di jalan pantura.

Tak hanya di wilayah pantura, ruas Jalan Kecamatan Bungah menuju Dukun pun tak selamat dari pelanggaran tersebut. Yang lebih miris, pelanggaran tersebut dilengkapi dengan tidak tertutupnya muatan galian dengan terpal.

Hal ini membuat material muatan yang tercecer ketika kondisi panas menjadi debu jalanan dan ketika terjadi hujan menjadi lumpur yang memperparah kondisi jalan yang tak pernah mulus itu.

Seperti halnya yang terjadi di wilayah Gresik Utara, tepatnya di ruas jalan Bungah menuju Kecamatan Dukun, truk galian C yang hilir-mudik nyaris tanpa kendali. Muatan tanah yang menggunung tinggi tak dibungkus terpal, membuat debu beterbangan diterpa angin.

Keadaan makin parah ketika hujan turun. Jalan bercampur dengan lumpur tanah merah, membuat jalanan berubah licin. Kondisi semacam itu terekam dalam video amatir warga di Jalan Raya Mojopurogede pada Senin malam (7/7), saat sejumlah warga turun tangan membersihkan jalan dari becekan material galian yang membahayakan pengguna jalan.

Namun peristiwa semacam ini bukan hanya milik Gresik Utara. Di bagian Gresik selatan pun tak selamat dari situasi ini. Hal ini diterangkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi, yang menyebut pelanggaran serupa juga terjadi di ruas jalan Wringinanom menuju perempatan Legundi.

Dalam video yang ia tunjukkan, tiga truk tambang tampak beriringan, semuanya tanpa terpal penutup dan muatan galian yang jauh melampaui kapasitas truk. Hamdi menegaskan bahwa praktik ini sangat membahayakan, baik bagi pengemudi truk maupun pengguna jalan lainnya. Muatan yang tidak tertutup rentan jatuh dan menghantam kendaraan di belakangnya.

“Hal tersebut tidak hanya terjadi di Gresik utara. Di Gresik selatan pun sama. Ini sangat membahayakan bagi pengguna dumb truk itu sendiri dan juga pengguna jalan lain. Over dimensi dan tanpa penutupan terpal, berpotensi menyebabkan material jatuh mengenai pengguna jalan yang ada di belakangnya,” katanya, Selasa (8/7).

Ia menyebut fenomena ini bukan hal baru. Sudah berkali-kali DPRD memperingatkan para pengusaha angkutan galian C untuk mematuhi aturan, mulai dari menutup muatan dengan terpal hingga memperhatikan batas dimensi dan kelayakan kendaraan.

Beberapa bulan lalu, DPRD bersama Satlantas Polres Gresik dan Dinas Perhubungan telah memfasilitasi hearing dengan para pelaku usaha angkutan tambang. Saat itu, semua pihak sepakat untuk lebih memperhatikan keselamatan dan kelayakan armada. Namun kenyataannya, pelanggaran masih saja terjadi.

“Hal tersebut disebutnya sangat-sangat miris. Sudah berkali-kali kami mengingatkan bagi armada yang jalan di kabupaten Gresik, terutama armada yang bergerak dibidang transportasi, terutama galian C. Beberapa bulan yang lalu kita sempat melakukan hearing dengan beberapa pengusaha angkutan yang ada di kabupaten Gresik, terutama angkutan galian C untuk memperhatikan muatan, keselamatan, dan kesiapan infrastruktur kendaraan tersebut, baik itu overdimensinya atau surat-suratnya,” ujarnya.

Hamdi juga menjelaskan bahwa pihaknya pernah melakukan sidak di tambang dan ketika dilakukan inspeksi mendadak tersebut, memang truk-truk memang terlihat tertib, muatan tertutup, dan jumlah muatan tampak sesuai. Tetapi selepas itu, semuanya kembali seperti semula. “Kita juga sudah melakukan sidak ke lokasi, ketika ada kita memang langsung ditutup, tapi setelah itu sudah tidak,” ujarnya geram.

Ia meminta kepolisian untuk lebih tegas untuk memberikan tilang kepada pelanggar dan juga mengandangkan kendaraan yang terbukti melanggar secara terang-terangan atau mokong. Sementara untuk Dinas Perhubungan, Hamdi berharap selalu melalukan pengawasan ketat terutama di titik-titik keluar tambang.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Wildan Zaky
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.