Resmikan RSU Assakinah Medika, Haedar Nashir: Tidak Boleh Ada Diskriminasi

oleh -129 Dilihat
267bb4be 0249 4292 b9c8 89ca08046edb
Ketua PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir meresmikan RSU Assakinah Medika di Sidoarjo (Yudha Fury Kusuma)

KabarBaik.co – Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashirmeresmikan Gedung Rumah Sakit Umum (RSU) Assakinah Medika di Jalan Kebon Agung, Sukodono, Sidoarjo.

RSU Assakinah Medika sendiri dikelola oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sepanjang. Sebelumnya, rumah sakit ini telah diakuisisi pada September 2023, lalu dibangun ulang menjadi gedung 5 lantai dengan berbagai fasilitas kesehatan modern.

Di antaranya Instalasi Gawat Darurat (IGD), layanan Medical Check Up, Instalasi Bedah dan Trauma Center, serta telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Harapan kami, adanya RSU Assakinah Medika ini bisa terus meningkatkan kualitas layanan dan bisa memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat,” kata Haedar.

Dalam sambutannya, Haedar menegaskan bahwa rumah sakit yang dikelola Muhammadiyah harus berpijak pada nilai-nilai yang diajarkan Kiai Ahmad Dahlan. Menolong sesama dengan semangat berbagi dan memberdayakan menjadi prinsip utama dalam pelayanan.

Muhammadiyah, menurut Haedar, tidak bisa berjalan sendiri, begitu pula sebaliknya. Kolaborasi antara instansi swasta dan pemerintah harus diperkuat untuk meningkatkan kualitas layanan publik.

cfe0f00f ba36 4975 af81 ed9241793411
Ketua PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir meresmikan RSU Assakinah Medika di Sidoarjo (Yudha Fury Kusuma)

“Rumah-rumah sakit Muhammadiyah memerlukan kerjasama dengan pemerintah, tapi rumah sakit pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan rumah sakit swasta. Makanya kita berharap kebijakan pemerintah baik dalam kesehatan maupun pendidikan tidak boleh ada deskriminasi,” pintanya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa jika rumah sakit swasta seperti milik Muhammadiyah diperlakukan dengan kebijakan yang diskriminatif, dampaknya bukan hanya pada institusi, tetapi juga pada negara.

“Kalau bidang kesehatan maupun pendidikan yang dikelola oleh swasta mati, tidak berkembang karena kebijakan yang deskrimatif maka yang rugi adalah negara,” tegasnya.

Muhammadiyah, sebagai organisasi masyarakat berbasis keagamaan yang telah eksis sebelum Indonesia merdeka, dinilainya memiliki rekam jejak kuat dalam kontribusi sosial, tanpa didorong orientasi profit atau investasi semata.

“Kita ini (Muhammadiyah) merupakan ormas yang justru memihak kepada kepentingan masyarakat dan kepentingan negara. Sudah tahu lah (kontribusi pada negara) kita tidak perlu menjelaskan,” imbuhnya.

Peresmian RSU Assakinah Medika juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Sekda Pemkab Sidoarjo Fenny Apridawati, dan perwakilan dari BPJS Kesehatan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha Fury Kusuma
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.