Inggris 1–2 Argentina: Drama Menit Akhir, Tim Messi Segel Tiket Final Piala Dunia 2026

oleh -135 Dilihat
FINAL ARGENTINA
Timnas Argentina back to back final Piala Dunia setelah mengalahkan Inggris dengan skor 2-0 di semifinal.

KabarBaik.co, AS-  Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan dua rival klasik, Inggris dan Argentina, di Atlanta Stadium, Kamis (16/7) dini hari WIB berakhir dengan drama luar biasa. Sempat memimpin lebih dulu, skuad Three Lions harus merelakan tiket final jatuh ke tangan Argentina setelah takluk dengan skor tipis 1-2 lewat gol penentu di masa injury time.

Sejak peluit pertama dibunyikan, tensi panas langsung tersaji di lapangan. Baru dua menit laga berjalan, gelandang Argentina Leandro Paredes langsung diganjar kartu kuning setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Jude Bellingham. Inggris asuhan Thomas Tuchel mencoba mengambil inisiatif serangan cepat, sementara Argentina merespons dengan pertahanan yang disiplin dan rapat.

Inggris hampir saja memecah kebuntuan pada menit ke-32 melalui skema bola mati. Declan Rice mengirimkan umpan lambung akurat ke tiang jauh yang berhasil disambut sundulan tajam John Stones, namun bola masih meluncur tipis di samping gawang Emiliano Martínez. Babak pertama yang diwarnai hujan kartu kuning bagi kedua tim ini ditutup dengan skor kacamata 0-0.

Memasuki paruh kedua, Argentina langsung menggebrak lewat dua peluang beruntun Julian Alvarez yang masih mampu diredam oleh kesigapan Jordan Pickford. Namun, justru Inggris yang berhasil memecah kebuntuan terlebih dahulu pada menit ke-55.

Berawal dari skema serangan balik cepat, Declan Rice menyodorkan bola kepada Morgan Rogers di sisi kanan penyerangan. Rogers kemudian melepaskan umpan silang melengkung yang sangat akurat ke tiang jauh. Anthony Gordon yang lolos dari pengawalan Nahuel Molina menyambut bola dengan sontekan tenang untuk menaklukkan Emiliano Martínez. Skor 1-0 untuk keunggulan Inggris.

GORDON INGGRIS
Anthony Gordon, pencetak gol pertama Inggris melawan Argentina di semifinal Piala Dunia 2026.

Tertinggal satu gol memaksa pelatih Argentina, Lionel Scaloni, melakukan perubahan taktis masif dengan memasukkan tenaga baru di lini serang. Sebaliknya, Thomas Tuchel merespons dengan menarik keluar Gordon di menit ke-71 dan memasukkan bek Ezri Konsa demi memperkuat pertahanan.

Keputusan bertahan itu harus dibayar mahal. Gelombang serangan bertubi-tubi Argentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85. Melalui skema sepak pojok pendek, Lionel Messi mengirimkan umpan silang mendatar ke luar kotak penalti. Enzo Fernández yang berdiri bebas langsung melepaskan tembakan roket melengkung yang bersarang telak di pojok atas gawang Jordan Pickford. Skor kembali imbang 1-1.

Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, petaka bagi Inggris benar-benar runtuh di masa injury time.

Tepat pada menit ke-90+2, lewat sebuah skema serangan balik cepat dari sektor sayap, barisan pertahanan Inggris yang mulai kelelahan kehilangan fokus. Penyerang pengganti Argentina, Lautaro, Martinez  berhasil lolos dari jebakan offside di dalam kotak penalti dan dengan dingin menyontek bola melewati adangan Pickford.

Gol dramatis pada menit ke-90+2 tersebut membalikkan keadaan menjadi 1-2 untuk Argentina. Tidak lama berselang, wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Argentina berhasil mempertahankan keunggulan mereka dan resmi melangkah ke partai puncak final Piala Dunia 2026, sekaligus memupus mimpi Inggris dengan cara yang sangat dramatis.

Dengan kemenangan ini, maka Argentina mencatatkan sukses menembus final sebanyak tujuh kali. Dari jumlah final, Argentina sudah mengantongi tiga trofi. Apakah bakal back to back pada 2026?

Yang pasti, di laga puncak, Argentina akan menantang Spanyol yang telah menyegel tiket final lebih dulu setelah menumbangkan Prancis di semifinal dengan skor 2-0. Duel final wakil Eropa dan Amerika Latin ini menjadi kali pertama dalam sejarah sejak Piala Dunia digelar pada 1930. (*)

Data statistik pertandingan semifinal Inggris vs Argentina:

  • Hasil Akhir (FT): Inggris 1 – 2 Argentina
  • Total Tembakan (Shots): Inggris mencatatkan 6 tembakan, sedangkan Argentina unggul jauh dengan 14 tembakan.
  • Tembakan Tepat Sasaran (Shots on target): Inggris melepaskan 3 tembakan tepat sasaran, berbanding 6 tembakan milik Argentina.
  • Penguasaan Bola (Possession): Inggris mendominasi 36% penguasaan bola, sementara Argentina menguasai jalannya laga dengan 64%.
  • Jumlah Operan (Passes): Inggris melakukan 331 operan, sedangkan Argentina mencatatkan 578 operan.
  • Akurasi Operan (Pass accuracy): Tingkat akurasi operan Inggris mencapai 84%, sedikit di bawah Argentina yang mencatatkan akurasi hingga 93%.
  • Pelanggaran (Fouls): Inggris melakukan 11 kali pelanggaran, sementara Argentina melakukan 15 kali pelanggaran.
  • Kartu Kuning (Yellow cards): Pemain Inggris menerima 1 kartu kuning, sedangkan pemain Argentina menerima 3 kartu kuning.
  • Kartu Merah (Red cards): Kedua tim sama-sama tidak menerima kartu merah (0).
  • Offside (Offsides): Inggris terjebak 1 kali offside, sementara Argentina mencatatkan 3 kali offside.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.