KabarBaik.co, Nganjuk – Warga Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk mendadak gempar. Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan sudah mulai membusuk di area pekarangan salah satu rumah warga.
Penemuan tragis ini berawal dari kecurigaan warga yang mencium aroma busuk menyengat selama beberapa hari terakhir.
Mendapat laporan dari pamong desa, pihak kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP awal.
“Sementara ini informasi awal, jadi ada perangkat yang melaporkan ke kita di sekitar rumah ini ya, ada bau menyengat. Setelah itu, kita cek lokasi,” ujar Kapolsek Ngronggot, AKP Totok Harianto, saat memberikan keterangan awal di lokasi kejadian, Rabu (15/7).
Berdasarkan pemeriksaan sementara, korban diperkirakan berusia sekitar 53 tahun. Di kalangan masyarakat, muncul spekulasi kuat bahwa jasad tersebut adalah Gatot, sang pemilik rumah di dekat area pekarangan tersebut.
Meski demikian, pihak kepolisian memilih untuk tetap berhati-hati dan tidak gegabah dalam menetapkan identitas korban.
Kapolsek Ngronggot menegaskan bahwa pihaknya saat ini fokus mengumpulkan bukti-bukti agar tabir misteri kematian ini bisa segera terpecahkan.
“Iya, ini saya belum mengetahui juga. Saya belum mengetahui juga karena sibuk dengan ini, supaya segera datang apa istilahnya, ungkap. Mohon doanya dari teman-teman media, biar kasus ini bisa segera terungkap,” tambah AKP Totok Harianto saat ditanya mengenai identitas korban.
Di sisi lain, desas-desus mengenai dugaan pembunuhan langsung berembus kencang di tengah warga. Informasi yang beredar di lapangan menyebutkan kondisi korban cukup mengenaskan saat pertama kali ditemukan, yakni dengan tangan dalam keadaan terikat serta adanya luka pada bagian leher.
Saat dikonfirmasi mengenai kondisi jenazah yang tidak wajar tersebut, pihak Polsek Ngronggot menyatakan menyerahkan pemeriksaan detail kepada Tim Inafis Polres Nganjuk.
“Wah, ini tadi saya enggak melihat juga ya. Karena kita melihat dari jauh. Jadi yang berkepentingan dari identifikasi maupun Inafis yang mendekat tadi. Sementara kami belum mengetahui untuk ini,” pungkasnya menyudahi wawancara.
Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum dan otopsi resmi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban serta memastikan apakah ada unsur tindak pidana di balik peristiwa ini.






