KabarBaik.co, Jember – Warga Lingkungan Mojan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Jember, mendadak gempar. Rasa penasaran warga atas aroma busuk yang menyengat sejak pagi hari akhirnya terjawab dengan penemuan tragis jasad seorang pria yang tergantung di bawah pohon nangka.
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah membengkak dan mulai membusuk. Salah seorang warga sekitar, Riyadi, menyebutkan bahwa korban terakhir kali terlihat beraktivitas normal pada Jumat (3/7) pagi, sebelum akhirnya menghilang dari lingkungan sekitar.
“Terakhir lihat hari Jumat jam 07.30 WIB, masih beraktivitas biasa,” kata Riyadi, Selasa (7/7).
Kecurigaan warga memuncak ketika bau tak sedap makin menusuk hidung, disusul teriakan histeris dari arah pekarangan rumah korban. Warga yang bergegas menuju lokasi mendapati korban sudah tak bernyawa dengan leher terlilit kain hitam di bawah pohon nangka.
Pihak Polsek Patrang, Unit Inafis Polres Jember, dan tim medis RSUD dr. Soebandi segera turun ke lokasi setelah menerima laporan sekitar pukul 10.30 WIB.
Kapolsek Patrang, AKP Suparman, menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dari pihak keluarga, diketahui bahwa korban yang belakangan hidup menyendiri ini memiliki riwayat penyakit jantung, diabetes, serta kepikunan ringan.
“Kami telah mengamankan barang bukti berupa sarung hitam dan baju lengan panjang untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Suparman.(*)
Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.






