KabarBaik.co, Jombang – Liburan sekolah dimanfaatkan Rumah Merdeka Indonesia (Rudeka) untuk mengajak anak-anak mengenal kuliner tradisional.
Puluhan peserta mengikuti kelas membuat ketan duren, makanan khas Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.
Dalam kegiatan itu, anak-anak belajar langsung bersama pelaku usaha ketan duren, Alina Dini Adriani. Mereka dikenalkan bahan-bahan, cara mengolah ketan, hingga proses penyajian yang dipadukan dengan durian.
Tak hanya melihat, para peserta juga ikut mempraktikkan setiap tahapan pembuatan. Suasana belajar dikemas interaktif sehingga anak-anak bisa belajar sambil bermain.
Founder Rudeka, Muhammad Alfan Suri, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan sekaligus menumbuhkan kecintaan anak terhadap kuliner tradisional sejak dini.
“Lewat satu porsi ketan duren, anak-anak belajar bahwa kuliner tradisional adalah bagian dari warisan budaya yang perlu dikenal, dijaga, dan dilestarikan dengan cara yang menyenangkan,” kata Alfan dalam keterangannya, Kamis (9/7).
Menurut Alfan, kelas membuat ketan duren merupakan bagian dari program rutin Rudeka selama libur sekolah. Setiap tanggal genap, pihaknya menghadirkan berbagai kegiatan edukatif sebagai alternatif aktivitas positif bagi anak-anak.
“Kami ingin anak-anak menikmati liburan sekaligus mengenal potensi kuliner khas daerahnya secara langsung,” ujarnya.
Ia menambahkan, narasumber dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari jejaring Pemuda Pelopor Kabupaten Jombang bidang pangan tahun 2025.
“Kolaborasi itu diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan kuliner lokal kepada generasi muda,” tambahnya.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai jenjang usia, mulai balita hingga siswa kelas VI SD.
“Mereka tampak antusias mengikuti proses memasak hingga mencicipi ketan duren hasil buatan mereka sendiri,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Rudeka berharap anak-anak membawa pulang pengalaman baru sekaligus tumbuh rasa bangga terhadap kuliner tradisional sebagai bagian dari identitas budaya Kabupaten Jombang.






