KabarBaik.co, Jember – Seorang pria paruh baya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar mandi rumahnya, di kawasan Perumahan Tegal Besar Permai I, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya pada pukul 23.00 WIB, setelah sang ayah sempat sulit dihubungi selama beberapa waktu.
Korban yang diketahui berinisial DR, 47 tahun, sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta dan tinggal sendirian di rumah tersebut. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membengkak dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Diduga kuat, korban telah mengembuskan napas terakhirnya sejak beberapa hari lalu.
“Kami menerima laporan mengenai penemuan jasad pria berinisial DR, 47, ini pada Minggu (6/7) sekitar pukul 23.00 WIB,” ungkap Wakapolsek Kaliwates AKP Dayadi, saat memberikan keterangan pada Selasa (7/7).
Menurut penjelasan Dayadi, penemuan tragis ini bermula saat anak korban, Riki Afriansyah, datang ke rumah tersebut dengan maksud untuk menjenguk. Sesampainya di sana, rumah dalam kondisi gelap gulita dan semua pintu terkunci dari dalam. Merasa curiga, Riki memutuskan masuk lewat jendela demi menyalakan lampu.
Setelah berada di dalam, Riki berulang kali memanggil ayahnya namun tidak mendapat respons. Ia kemudian memeriksa kamar mandi yang pintunya sedikit terbuka. Di sanalah ia mendapati sang ayah sudah terbujur kaku dalam posisi bersandar.
Mendapat laporan warga, aparat Polsek Kaliwates langsung bergerak ke lokasi kejadian bersama SPKT, piket Reskrim, dan Tim Inafis Polres Jember. Petugas segera melakukan olah TKP, meminta keterangan sejumlah saksi, dan mengevakuasi jenazah ke RSD dr. Soebandi Jember.
“Petugas langsung mengamankan TKP dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Jember. Jasad korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut,” tambah Dayadi.
Di sisi lain, pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban sebagai musibah. Mereka menolak proses autopsi dan memilih untuk tidak melanjutkan kasus ini ke jalur hukum.
Belajar dari peristiwa ini, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk lebih peduli dan peka terhadap situasi lingkungan bertetangga.
“Kami mengimbau warga agar saling menjaga. Jika ada tetangga terutama yang tinggal sendirian tidak terlihat beraktivitas selama beberapa hari atau ada hal yang mencurigakan, mohon segera dicek atau dilaporkan ke pihak berwajib agar bisa cepat ditangani,” tutupnya.(*)






