KabarBaik.co, Nganjuk – Warga Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot mendadak geger setelah ditemukannya jenazah seorang pria bernama Gatot dalam kondisi mengenaskan di area pekarangan samping rumahnya.
Di balik penemuan jasad mantan sales rokok tersebut tersimpan teka-teki besar. Warga sekitar mengaku sempat mendengar suara jeritan minta tolong dari arah rumah korban beberapa hari sebelum jasadnya ditemukan.
Kesaksian tersebut diungkapkan oleh Mohammad Ali Ridho, salah seorang warga yang tinggal di lingkungan Dusun Nanggungan. Menurutnya, desas-desus mengenai kejanggalan di rumah korban sudah berembus sejak awal pekan.
“Sebelumnya ada teriakan ‘Tolong, tolong!’ Bukan saya (yang dengar langsung), katanya warga, cerita. Ya sekitar hari Senin jam 2 siang,” ungkap Ali Ridho saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Rabu (15/7).
Ali menambahkan bahwa saat teriakan histeris itu terdengar, rumah tersebut diketahui hanya dihuni oleh korban dan anak perempuannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tetangga belakang rumah, anak perempuan korban yang berstatus sebagai anak angkat tersebut tidak sendirian di dalam rumah.
“Sama anaknya. Anaknya dengan pacar-e. Enggak, pacarnya anaknya itu, dia itu anak angkat usia sekitar 20-an,” jelas Ali saat dikonfirmasi mengenai siapa saja yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) pada hari Senin tersebut.
Misteri ini kian berliku lantaran keberadaan keluarga inti Gatot kini justru tidak diketahui. Istri dan anak korban dilaporkan menghilang dari rumah sejak siang hari setelah jasad Gatot dievakuasi, padahal pada pagi harinya mereka masih terlihat oleh warga sekitar.
Pihak tetangga juga menyebut keluarga ini cenderung menutup diri dari lingkungan sosial.
“Wah, keluarga Pak Gatot tertutup. Istri sama anaknya (tadi pagi) jek ketok (masih kelihatan). Terus ini tadi siang enggak ada. Ibunya disuruh mencari apa itu, bapaknya yang hilang,” pungkas Ali Ridho.
Hingga berita ini diunggah, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban yang sudah menderita sakit selama tiga tahun terakhir tersebut.






