KabarBaik.co, Nganjuk – Warga Desa Wates, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di area persawahan pada Sabtu (4/7) siang.
Korban yang diketahui berinisial SH, 38, seorang buruh angkut bawang merah asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Prambon, sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak tiga hari lalu.
Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fadjar Kurniadhi, membenarkan adanya laporan penemuan jasad tersebut. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga dan koordinasi antarpolsek.
“Piket SPKT Bersama Piket Inafis mendapat Laporan dari Polsek Warujayeng bahwa ada Penemuan mayat di area Persawahan masuk Desa Wates Tanjunganom, setelah mengecek ke lokasi dan ternyata benar,” ujar AKP Fadjar Kurniadhi, Sabtu (4/7) Sore.
Berdasarkan data yang dihimpun, kronologi kejadian bermula pada Rabu (1/7) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, korban pamit kepada istrinya untuk bekerja di rumah bos tempatnya bekerja sebagai kuli angkut bawang merah di Desa Karangsemi, Kecamatan Gondang. Korban berangkat mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter berwarna hitam.
Namun, kecemasan mulai melanda keluarga karena korban tak kunjung pulang ke rumah dan tidak bisa dihubungi. Upaya pencarian mandiri telah dilakukan oleh pihak keluarga ke berbagai tempat, tetapi nihil.
Merasa ada yang tidak beres, keluarga didampingi perangkat desa akhirnya melaporkan hilangnya korban ke Polsek Prambon.
“Sampai dilaporkan yang bersangkutan belum pulang, selanjutnya pihak keluarga sudah berusaha untuk mencari dan sampai saat ini belum juga diketemukan, sehingga pihak keluarga merasa khawatir dan melaporkan kejadian tersebut,” lanjut AKP Fadjar.
Sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, hilangnya korban ternyata sempat viral di media sosial Facebook.
Sebuah akun bernama Poppy, yang merupakan keponakan korban, mengunggah foto dan detail kendaraan korban guna meminta bantuan informasi dari netizen Nganjuk.
Dalam unggahan tersebut, pihak keluarga menuliskan pesan menyentuh dan berharap korban bisa segera pulang dengan selamat. Mereka juga menyertakan ciri-ciri motor korban yang cukup mencolok untuk memudahkan pencarian.
“Om ku Ket tgl 1 jam 8 an nggak ada kabar padahal habis ngabarin otw pulang. Sampek 3 hari ini belum pulang dan belum ada kabar. Info terakhir sempat ada yg melihat di area banjaranyar. sepeda e ciri2 ne Jupiter tapi pake knalpot Tiger,” tulis akun Poppy dalam unggahan Facebook-nya sebelum korban ditemukan.
Sayang, takdir berkata lain. Jasad pria kelahiran 11 April 1985 asal Dusun Jambe, Desa Sugihwaras tersebut justru ditemukan terbujur kaku di pinggir jalan persawahan milik warga bernama Siti Rofi’ah di Desa Wates, Tanjunganom tak jauh dari wilayah Banjaranyar tempat terakhir kali ia terlihat.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab pasti kematian korban. Guna proses penyelidikan dan identifikasi lebih mendalam, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Nganjuk.






