Aksi Heroik Aipda Sutrisno, Bhabinkamtibmas Nganjuk Dekap Erat dan Selamatkan Bayi Tercebur Sungai saat Laka Bus Sugeng Rahayu

oleh -257 Dilihat
Aipda Sutrisno, Bhabinkamtibmas Polsek Bagor, dengan wajah panik saat menggendong dan melarikan bayi yang selamat dari bus tercebur sungai ke dalam ambulans di Jembatan Paron, Nganjuk
Aipda Sutrisno, Bhabinkamtibmas Polsek Bagor, dengan wajah panik saat menggendong dan melarikan bayi yang selamat dari bus tercebur sungai ke dalam ambulans di Jembatan Paron, Nganjuk

KabarBaik.co, Nganjuk — Sebuah aksi heroik mewarnai proses evakuasi kecelakaan maut antara Bus Sugeng Rahayu kontra truk Fuso di Jembatan Paron, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (4/7). Seorang polisi dengan sigap menyelamatkan nyawa seorang bayi yang sempat tercebur ke dalam sungai akibat insiden tersebut.

“Bayi itu sempat tercebur sungai. Kemudian ditolong bersama-sama oleh warga setempat, termasuk Pak Tris (Aipda Sutrisno). Setelah dievakuasi, bayi itu digendong Pak Tris masuk ambulans menuju rumah sakit,” ujar Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadhi, dalam keterangannya, Senin (6/7).

Sosok penyelamat itu adalah Aipda Sutrisno, seorang Bhabinkamtibmas dari Polsek Bagor. Berdasarkan video dan foto yang beredar di media sosial, pria yang akrab disapa Pak Tris ini terlihat sangat panik dengan wajah pucat sembari mendekap erat sang bayi menuju mobil ambulans.

“Karena bayi itu sudah diam tidak bisa menangis. Setelah ada ambulans datang, Pak Tris langsung masuk untuk membawa bayi itu ke rumah sakit. Alhamdulillah bayi itu selamat dan sehat lagi,” beber Fajar menggambarkan situasi mencekam di lapangan.

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 12.30 WIB itu melibatkan bus jurusan Surabaya-Yogyakarta yang mengangkut 40 orang penumpang. Meski bus sempat terbalik ke dalam sungai, mukjizat terjadi karena seluruh korban dinyatakan selamat.

“Jumlah korban 27 orang. Semuanya hanya luka ringan,” tegas Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin, yang memimpin jalannya evakuasi di tempat kejadian perkara (TKP).

Aksi penyelamatan ini tidak dilakukan sendirian. Sinergi antara anggota Polsek Bagor, Polres Nganjuk, TNI, serta warga setempat yang bahu-membahu mengevakuasi seluruh penumpang membuat fatalitas kecelakaan ini berhasil ditekan.

Sebanyak 27 korban luka ringan saat ini sudah mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara dan RSUD Nganjuk.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.