KabarBaik.co, AS- Jalan menuju final Piala Dunia 2026 masih diperebutkan antara Inggris maupun Argentina. Hingga turun minum, duel semifinal yang berlangsung di Atlanta Stadium, Kamis (16/7) dini hari WIB, masih belum menghasilkan gol. Skor sementara tetap 0-0 dalam pertandingan yang berlangsung ketat, dengan kedua tim sama-sama tampil disiplin dan berhati-hati menjaga peluang menuju final bersejarah melawan Spanyol.
Final nanti dipastikan mencatat sejarah baru. Siapa pun pemenang laga ini akan menghadapi Spanyol, yang lebih dahulu memastikan tiket ke partai puncak setelah memulangkan Prancis dengan skor 2-0.
Menariknya, berdasarkan catatan sejarah Piala Dunia, Spanyol belum pernah bertemu Inggris maupun Argentina di final Piala Dunia. Karena itu, partai perebutan trofi edisi 2026 dipastikan menjadi final pertama antara Spanyol melawan salah satu dari dua raksasa tersebut.
Sepanjang 45 menit pertama, pertandingan berlangsung sesuai prediksi. Tempo tinggi dipadukan duel fisik di lini tengah membuat kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. Statistik menunjukkan laga berlangsung sangat seimbang.
Argentina sedikit unggul dalam penguasaan bola dengan 56 persen berbanding 44 persen milik Inggris. Albiceleste juga mencatatkan 245 operan dengan akurasi 91 persen, sementara Inggris membukukan 205 operan dengan akurasi lebih baik, yakni 92 persen.
Meski demikian, efektivitas serangan kedua tim masih minim. Masing-masing hanya melepaskan dua tembakan. Inggris mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran, sedangkan Argentina belum sekalipun menguji kiper lawan.
Di lini tengah, duel Jude Bellingham menghadapi Enzo Fernández dan Alexis Mac Allister menjadi pusat pertarungan. Inggris berusaha menekan ruang gerak Lionel Messi melalui pressing kolektif, sementara Argentina lebih banyak mengontrol ritme permainan lewat penguasaan bola.
Pertandingan juga berlangsung cukup keras. Inggris telah melakukan tujuh pelanggaran, sedangkan Argentina 12 kali melanggar. Kedua tim sama-sama menerima satu kartu kuning pada babak pertama.
Sejak awal laga, Inggris memang datang dengan membawa harapan besar mewujudkan mimpi Football Coming Home, yang telah dinantikan sejak menjadi juara dunia pada 1966. Di sisi lain, Argentina berupaya menjaga peluang mempertahankan gelar sekaligus membuka jalan bagi Lionel Messi untuk menutup perjalanan Piala Dunianya dengan satu kisah terakhir yang sempurna.
Dengan skor yang masih imbang, babak kedua diperkirakan berlangsung semakin terbuka. Inggris diprediksi akan lebih mengandalkan kecepatan Bukayo Saka dan penyelesaian akhir Harry Kane, sedangkan Argentina tetap berharap kreativitas Messi mampu memecah kebuntuan lewat satu momen magis.
Apabila hingga 90 menit kedudukan tetap sama kuat, laga akan dilanjutkan ke babak tambahan waktu, bahkan tidak menutup kemungkinan ditentukan melalui adu penalti, sebuah skenario yang sejak sebelum pertandingan diperkirakan menjadi kemungkinan terbesar melihat kekuatan kedua tim yang relatif berimbang.
Statistik Babak Pertama
- Skor: Inggris 0-0 Argentina
- Tembakan: 2-2
- Tembakan tepat sasaran: 1-0
- Penguasaan bola: 44%-56%
- Operan: 205-245
- Akurasi operan: 92%-91%
- Pelanggaran: 7-12
- Kartu kuning: 1-1
Calon Final Bersejarah
Menurut data sejarah final Piala Dunia FIFA, Spanyol baru sekali tampil di final, yakni saat menjadi juara pada 2010 setelah mengalahkan Belanda 1-0. Sementara itu, Inggris hanya sekali mencapai final, yaitu ketika menjadi juara pada 1966, sedangkan Argentina telah beberapa kali tampil di partai puncak, termasuk menjadi juara pada 1978, 1986, dan 2022.
Karena itu, apabila Inggris lolos, final Spanyol vs Inggris akan menjadi pertemuan pertama kedua negara di partai puncak Piala Dunia. Begitu pula jika Argentina yang melaju, maka Spanyol vs Argentina juga akan menjadi final pertama dalam sejarah turnamen.
Dengan demikian, siapa pun lawan Spanyol nanti, publik sepak bola dunia dipastikan akan menyaksikan final bersejarah yang belum pernah terjadi sejak Piala Dunia pertama digelar pada 1930. (*)






