KabarBaik, co, Jombang – Identitas mayat pria yang ditemukan mengapung di saluran irigasi Dusun Cangkringmalang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh, Jombang akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Andika Putra Bagus Arziansyah, 19, warga Dusun Beweh, Desa Ngogri, Megaluh.
Polisi menduga korban meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal yang terjadi pada Sabtu (9/5) dini hari.
“Benar, untuk identifikasinya sudah dilakukan dan telah dikenali karena jasadnya masih cenderung utuh,” kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander, Senin (11/5).
Dimas menjelaskan dugaan kecelakaan tunggal diperkuat dengan ditemukannya sepeda motor Honda BeAT bernopol S 5909 OCG di saluran irigasi Dusun Plosokendal, Desa Plosogeneng, Jombang. Motor tersebut dipastikan milik korban.
“Indikasinya dia terlibat laka lantas tunggal. Tidak ditemukan juga luka bekas penganiayaan,” ujarnya.
Selain itu, polisi juga menemukan dompet berisi uang tunai dan KTP milik korban yang masih utuh di saku celananya saat proses evakuasi jenazah dilakukan.
“Sehingga diduga kuat korban kecelakaan, dan penanganannya dilimpahkan ke Unit Laka Satlantas Polres Jombang,” tambah Dimas.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan hasil penyelidikan tersebut. Menurutnya, korban diduga kehilangan kendali saat melintas di jalan menikung di Desa Plosogeneng.
“Korban diduga berjalan dari arah timur ke barat. Saat melintas di jalan menikung di Desa Plosogeneng, korban jatuh ke sungai bersama motornya hingga akhirnya meninggal dunia,” terang Siswanto.
Jenazah korban diduga terseret arus sungai sejauh sekitar 650 meter hingga akhirnya ditemukan warga di Dusun Cangkringmalang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh pada Minggu (10/5) malam.
“Untuk jenazah karena memang karena lakalantas, sudah diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan,” pungkasnya. (*)







